Budaya

Dikucuri DAK, SDN 1 Cisewu Rehab Dua Ruang Kelas dan Bangun Pagar

×

Dikucuri DAK, SDN 1 Cisewu Rehab Dua Ruang Kelas dan Bangun Pagar

Sebarkan artikel ini
Dua ruang kelas SDN 1 Cisewu yang tengah direhab. (Foto: Fridealis Journal/GosipGarut)

GOSIPGARUT.ID — Dana alokasi khusus (DAK) pendidikan untuk merehab ruang kelas SD/SMP sudah terkucur sejak awal Juli lalu. Salah satu sekolah dasar (SD) di Kabupaten Garut yang mendapatkan dana tersebut adalah SDN 1 Cisewu yang berlokasi di Jalan Purwabakti, Desa/Kecamatan Cisewu, Garut Selatan.

Koordinator Wilayah (Koorwil) Dinas Pendidikan Kecamatan Cisewu, Agus Rajab mengatakan, pelaksanaan rehabilitasi ruang kelas tersebut sudah dimulai sejak sepekan silam. Dana sebesar Rp141.520.000 itu dialokasikan untuk memperbaiki dua ruang kelas yang selama ini kondisinya sangat mempriharinkan.

“Ini sudah susuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) dan gambar yang tertuang dalam dokumen perencanaan proyek. Bahwa dana sebesar itu diperuntukan bagi merehabilitasi dua ruang kelas. SDN 1 Cisewu memang layak mendapatkan bantuan rehab ruang kelas,” kata dia, saat dihubungi GOSIPGARUT.ID, Sabtu 13 Juli 2019.

Baca Juga:   Dukung Guru Gelar Pembelajaran Daring, SDN 1 Cisewu Pasang Wifi Internet

Menurut Agus, keberadaan SDN 1 Cisewu terletak di tengah kota Cisewu, di pinggir jalan provinsi jalur Bandung — Pantai Rancabuaya. Jadi, merupakan hal yang urgensi jika rehabilitasi dua ruang kelasnya yang sudah lapuk itu menjadi prioriras.

“Di jalan provinsi yang melintasi areal SDN 1 Cisewu ini sering dilewati banyak orang dan sejumlah pejabat tinggi. Jadi malu jika kondisi bangunan sekolahnya jelek. Selain itu, jumlah siswa yang dimiliki SDN Cisewu 1 cukup banyak,” kata Agus.

Dua ruang kelas SDN 1 Cisewu yang tengah direhab. (Foto: Fridealis Journal/GosipGarut)

Ia menambahkan, selain memperbaiki dua ruang kelas, dengan DAK pendidikan yang dikucurkan ke SDN 1 Cisewu, pihak sekolah juga mampu membangun pagar sepanjang 10 meter dengan tinggi 2 meter.

Baca Juga:   Disuntik Rp50 Juta, Sanggar Seni Hadroh "Hadrotul Qulub" Kembali Eksis

Ihwal pembuatan pagar tersebut dijelaskan oleh Kepala SDN 1 Cisewu, Daryana. Yang menyebutkan, sesungguhnya dana sebesar Rp141.520.000 itu hanya cukup untuk merehab dua ruang kelas. Adapun biaya untuk pembuatan pagar, yaitu diambil dari hasil penjualan material bekas bangunan yang masih bisa dipakai.

“Kebetulan genting dari bangunan lama masih bagus. Karena diharuskan memakai genteng baru, maka genteng bekas kami jual kepada warga di sekitar sekolah yang membutuhkan. Ada surat berita acaranya juga, bahwa biaya untuk pembuatan pagar itu dari hasil penjualan genting,” ujarnya.

Baca Juga:   Virus Corona Merebak, SMKN 1 Garut Produksi Hand Sanitizer Sendiri

Pernyataan Daryana diamini oleh Kepala Seksi Sarana Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut, Ma’mun Gunawan. Menurut dia, prinsipnya langkah yang diambil oleh Kepala SDN 1 Cisewu dalam hal sumber pembiayaan dan pembuatan pagar itu bisa dibenarkan selama tertuang dalam dokumen perencanaan proyek.

“Tetapi kalau tidak ada, meskipun pembuatan pagar itu maksudnya baik, tetap jadi salah. Karena jadi dipertanyakan, untuk pembuatan pagar itu dananya dari mana? Sementara dalam dokumen perencanaan misalnya, DAK diperuntukan hanya untuk merehab dua ruang kelas,” kata dia. (FJ/Trb)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *