oleh

Dukung Guru Gelar Pembelajaran Daring, SDN 1 Cisewu Pasang Wifi Internet

GOSIPGARUT.ID — Pemberlakuan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19 saat ini telah mengharuskan guru dan siswa agar menyelenggarakan pembelajaran secara daring (dalam jaringan) internet, atau tidak dengan cara tatap muka di dalam kelas.

Namun imbas dari pelaksanaan pembelajaran secara daring itu, mau tidak mau belanja kuota internet pun menjadi tinggi. Seperti dialami guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, mereka harus menambah jatah belanja kuota internetnya sampai Rp100 ribu per bulan.

Baca Juga:   SDN 1 Cisewu Pernah Tiga Kali Disatroni Maling, Peralatan Elektronik Raib

Menyadari akan hal itu, dan guna menekan biaya belanja kuota internet para guru, pihak SDN 1 Cisewu berinisiatif untuk memasang pesawat wireless fidelity (wifi) di lingkungan sekolahnya. Sehingga, dengan wifi tersebut, bagi guru yang tengah menggunakan internet di sekolah, kini tidak perlu lagi menggunakan kuota internet sendiri.

“Pesawat wifi kami pasang mulai hari ini dengan menggunakan jasa salah satu perusahaan wifi di Kabupaten Garut. Kami menggunakan dana pembelian pesat wifi ini dari dana biaya operasional sekolah (BOS), dengan besaran harga relatif murah,” kata Kepala SDN 1 Cisewu, Daryana, Rabu (28/7/2021).

Baca Juga:   Setiap Hari di Garut Ada 10 Janda Baru, Apa Sebabnya?

Menurut dia yang saat dihubungi GOSIPGARUT.ID didampingi oleh Korwil Pendidikan Kecamatan Cisewu, Agus Rajab, keberadaan wifi di sekolahnya sangat dibutuhkan mengingat penggunaan internet oleh pihak sekolah dan guru-gurunya sangat tinggi.

“Selain untuk penyelenggaraan pembelajaran daring, fungsi dari wifi ini juga yaitu membantu kami dalam mengirimkan laporan sekolah. Sekarang kan segala jenis laporan dari sekolah dikirim sudah menggunakan koneksi internet,” ujar Daryana.

Baca Juga:   Selama Dua Pekan, Festival Kolecer Digelar di Taman Kiansantang Garut

Begitu pun untuk para guru. Dikemukakannya, selain membantu dalam mengurangi biaya kuota internet dalam memberikan materi pelajaran kepada siswa yang ada di rumah, juga keberadaan wifi ini membantu meringankan biaya pengiriman laporan sasaran kerja pegawai (SKP) misalnya. ***

Komentar

Berita Terkait