GOSIPGARUT.ID — Tak dinyana sekolah menengah kejuruan (SMK) Mekarmukti, Garut Selatan, yang baru berdiri delapan tahun sudah menggratiskan biaya pendidikan bagi semua siswanya. Sungguh beda dengan SMK di kota besar dan sudah lama berdiri, justru tidak sedikit yang masih membebankan biaya pendidikan kepada siswanya.
Bahkan di SMK Mekarmukti tidak hanya biaya pendidikan yang gratis, melainkan fasilitas lainnnya seperti baju seragam dan kaos kaki disediakan sekolah dengan tanpa dipungut bayaran alias gratis. Menurut kepala sekolahnya, Sudrajat, itu dilakukan karena menjalankan amanat kebijakan pemerintah.
“Pendidikan gratis menjadi sebuah kebijakan yang telah diterapkan pemerintah daerah di berbagai wilayah Indonesia. Namun praktiknya, berbagai pungutan tidak sedikit masih ditemui. Misalnya saja uang gedung, buku sampai seragam sekolah,” kata Sudrajat, saat melepas 55 siswa XII yang telah lulus menempuh pendidikan di SMK Mekarmukti, Selasa (18/6/2019).
“Tetapi bagi SMK Mekarmukti tidaklah demikian. Meski merupakan sekolah yang belum lama berdiri dan berada di pelosok, kami telah berkomitmen untuk menjalankan kebijakan pemerintah ihwal sekolah gratis,” tambah dia.
Makanya, karena pentinya pendidikan gratis tersebut, dalam acara “Paturay Tineung Siswa XII SMK Mekarmukti” itu, Sudrajat pun berpesan kepada para orangtua yang hadir untuk memilih sekolah yang menggratiskan biaya pendidikan.
Menurut dia, jumlah siswa SMK Mekarmukti dalam tahun pelajaran 2018 – 2019 sebanyak 294 orang. Tahun ini pihaknya meluluskan 55 siswa yang diharapkan semua lulusan supaya bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau mampu menembus lapangan kerja yang sesuai dengan kemampuan.
“Dari 55 lulusan itu yang memperoleh nilai tertinggi adalah Agisna Puteri. Kami berharap Agisna supaya melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi,” ujar Sudrajat. (Fj/Yus)



.png)












