GOSIPGARUT.ID — Nasib Ade Gofur Suryana (51) warga Kampung Babakan Nyampai RT O3/RW 07, Desa Mekarraya, Kecamatan Kersamanah, korban kecelakaan kerja di Bogor saat kuli bangunan, kini sudah dalam penanganan pihak Layanan Terpadu Rumah Harapan Masyarakat (Lapad Ruhama) Pemkab Garut.
Sebelumnya, Ade Suryana dikabarkan tertahan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) usai menjalani pengobatan dengan kedua tangannya harus diamputasi akibat tersengat aliran listrik saat bekerja sebagai kuli bangunan di Bogor belum lama ini.
Mendengar kabar tersebut, pihak Lapad Ruhama Kabupaten Garut bersama unsur TKSK, keleuarga pasien (Ade Suryana), Sekmat, dan kepala desa setempat langsung melakukan langkah cepat untuk menjemput Ade yang tertahan di RSCM.
Berdasarkan Informasi Tim Lapad Ruhama yang dipimpin Yayan Gunawan selaku Kabid Sosbud Bappeda dan Abu Kabid di Dinas Sosial Kabupaten Garut, tim berangkat ke jakarta untuk menjemput korban.
“Minggu malam (12 Mei 2019) kami tengah menyiapkan keberangkatan besok pagi (Senin, 13 Mei) untuk menjemput pasien ke Jakarta dengan ambulans, serta akan menyelesaikan persoalan kewajiban pembiayaan yang harus diselesaikan saat kepulangan pasien,” kata Yayan dalam rilis melalui Humas Pemkab Garut.
Hal tersebut, lanjut dia, dilakukan karena berdasarkan informasi dari TKSK dan Kepala Desa Mekarraya yang mendampingi, pasien saat ini kondisinya sudah dapat dijemput sehingga Senin siang sudah bisa dibawa pulang ke Garut.
“Makanya Tim kami segera bergerak Senin pagi ini bersama pihak keluarga pasien,” ujar Yayan. (Yuyus)



.png)











