GOSIPGARUT.ID — Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, mengikuti acara sholat berjamaah keliling yang diselenggarakan lembaganya selama Ramadhan 1440 H. Dan, pada Minggu, 12 Mei 2019, diselenggarakan sholat subuh berjamaah di masjid At-Taufik Jalan Patriot, Desa Sukagalih, Kecamatan Tarogongkidul.
Didampingi Wakapolres Kompol Abdul Kholik, SH, SIK, PJU Polres Garut, Kapolsek Tarogongkidul, anggota Polsek dan Polres Garut, DKM serta jemaah dan warga sekitar masjid, Kapolres mengikuti acara di masjid tersebut sejak pukul 04.30 sampai 05.20 WIB.
Tak hanya melakukan sholat subuh berjamaah, di masjid At-Taufik, Kapolres pun bersilaturahmi dengan warga dalam rangka memelihara dan mewujudkan situasi aman, kondusif, serta merajut lebih erat kebersamaan dan menciptakan suasana sejuk dan damai.

Menurut Kapolres, kegiatan shalat berjamaah keliling sudah digalakan sebagai kegiatan rutin baik polsek maupun polres. Hal itu bertujuan untuk silaturahmi dan agar selalu berada di tengah masyarakat sesuai tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan.
“Mudah-mudahan di bulan Ramadhan ini giat sholat berjamaah keliling menjadikan ladang pahala yang berlipat ganda bagi kita semua,” ujar Budi.
Ia mengatakan, gelaran pesta demokrasi tahap pemungutan dan penghitungan suara di Kabupaten Garut telah selesai. Maka pihaknya mengajak semua pihak kembali merajut kebersamaan. Tidak ada lagi perbedaan dalam konteks kontestasi politik seperti yang terjadi pada beberapa waktu lalu.
“Proses tahapan Pemilu masih berlangsung, dan saat ini adalah tahapan perhitungan khusus setelah selesai pleno tingkat Kabupaten Garut dan Provinsi Jawa Barat, tinggal menunggu tingkat pusat. Kita percayakan semua tahapan dan keputusan kepada KPU sebagai lembaga yang berkompeten,” kata Budi.
Apabila ada ketidakpuasan, ditegaskan Kapolres, ada koridor dan wadah yang disiapkan pemerintah untuk menyelesaikannya, yakni Bawaslu. Tidak dibenarkan melakukan gerakan sendiri di luar lembaga tersebut dalam menyampaikan ketidakpuasan.
“Lebih jauh lagi sebagai muslim, kita harus percaya bahwa keputusan yang tertinggi ada di tangan Allah SWT. Di antara kita tetap jaga ukhuwah Islamiyah,” kata Budi.
Ia menjelaskan, secara umum situasi di Kabupaten Garut aman kondusif. Oleh karenanya, jangan ada lagi perasaan resah atau takut, karena pihaknya bersama TNI juga masyarakat selalu bersinergi dan bersama untuk menjaga situasi dan kondusifitas keamanan. (Yuyus)



.png)












