Peristiwa

Laka Lantas di Garut Tinggi, di 2018 Terjadi 205 Peristiwa Kecelakaan

×

Laka Lantas di Garut Tinggi, di 2018 Terjadi 205 Peristiwa Kecelakaan

Sebarkan artikel ini
Petugas kepolisian sedang melakukan razia kendaraan untuk menekan tingginya peristiwa kecelakaan lalu lintas. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Peristiwa kecelakaan lalulintas di wilayah hukum Polres Garut pada tahun 2018 lalu tergolong tinggi. Dari catatan yang ada, telah terjadi 205 peristiwa laka lantas yang menyebabkan 179 orang meninggal dunia, 22 luka berat dan 410 luka ringan.

Tingginya peristiwa laka lantas itu, menurut Kanit Laka Satlantas Polres Garut, IPTU Zaenuri, disebabkan berbagai faktor. Yang paling dominan adalah akibat human error atau kesalahan manusia.

“Memang cukup tinggi kasus laka yang terjadi selama tahun 2018 lalu meskipun dibandingkan tahun sebelumnya mengalami penurunan. Selama ini kita terus berupaya menekan tingginya angka laka lantas melalui berbagai cara,” ujar dia kepada wartawan Kamis (14/2/2019).

Baca Juga:   Yuki, Vokalis Pas Band Jadi Korban Kecelakaan

Zaenuri menambahkan, pada tahun 2019 hingga pertengahan Februari ini, jumlah peristiwa laka lantas tercatat sebanyak 26 kejadian. Dari 26 kejadian tersebut, telah menyebabkan 13 orang di antaranya meninggal dunia.

“Pada umumnya laka lantas terjadi pada sore hingga malam hari.Mayoritas pengendara kurang begitu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas atau pembatas jalan, selain ada juga akibat ulah pengendara yang ugal-ugalan,” katanya.

Baca Juga:   Sepanjang 2018, Kejati Jabar Tangkap 13 Buronan Kasus Korupsi

Zaenuri menyayangkan, korban laka lantas mayoritas didominiasi mereka yang betusia produktif, antara 20 hingga 40 tahun. Sedangkan untuk kasus laka lantas yang melibatkan anak di bawah umur, sudah mulai berkurang seiring seringnya dilakukan sosialisasi oleh tim Satlantas Garut terkait aturan berlalu lintas terhadap masyarakat dan sekolah-sekolah.

“Untuk menekan tingginya peristiwa laka lantas di wilayah Garut, kami terus melalukan berbagai langkah prefentif dan antisipatif di antaranya kian meningkatkan intensitas razia,” kata dia. (AH/Gun)

Yanti
previous arrow
next arrow

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
BGN 1
previous arrow
next arrow
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *