Bupati Garut Akan Lakukan Langkah Antisipasi Terhadap Bentuk Intoleransi dan Radikalisme

Bupati Garut Akan Lakukan Langkah Antisipasi Terhadap Bentuk Intoleransi dan Radikalisme

GOSIPGARUT.ID -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut meminta didatangkan dokter jiwa dari Mabes Polri untuk memeriksa langsung kondisi kejiwaan...
Read More
Tahun Depan Dihapus, 400 Ribu Tenaga Honorer Akan Didorong Mengikuti Skema PPPK

Tahun Depan Dihapus, 400 Ribu Tenaga Honorer Akan Didorong Mengikuti Skema PPPK

GOSIPGARUT.ID -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut meminta didatangkan dokter jiwa dari Mabes Polri untuk memeriksa langsung kondisi kejiwaan...
Read More
Tenaga Honorer Akan Diganti Pekerja Outsourcing, Inilah Besaran Gajinya

Tenaga Honorer Akan Diganti Pekerja Outsourcing, Inilah Besaran Gajinya

GOSIPGARUT.ID -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut meminta didatangkan dokter jiwa dari Mabes Polri untuk memeriksa langsung kondisi kejiwaan...
Read More
Salah Satu Mobil Arteria Dahlan Tercatat Nunggak Pembayaran Pajak Selama 16 Bulan

Salah Satu Mobil Arteria Dahlan Tercatat Nunggak Pembayaran Pajak Selama 16 Bulan

GOSIPGARUT.ID -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut meminta didatangkan dokter jiwa dari Mabes Polri untuk memeriksa langsung kondisi kejiwaan...
Read More
ICMI Muda Garut Tengah Berproses dalam Pengadministrasian Organisasi di Kesbangpol

ICMI Muda Garut Tengah Berproses dalam Pengadministrasian Organisasi di Kesbangpol

GOSIPGARUT.ID -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut meminta didatangkan dokter jiwa dari Mabes Polri untuk memeriksa langsung kondisi kejiwaan...
Read More
Bupati Rudy Gunawan Instruksikan Pegawai Pemkab Garut Segera Laksanakan Vaksinasi Booster

Bupati Rudy Gunawan Instruksikan Pegawai Pemkab Garut Segera Laksanakan Vaksinasi Booster

GOSIPGARUT.ID -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut meminta didatangkan dokter jiwa dari Mabes Polri untuk memeriksa langsung kondisi kejiwaan...
Read More
Empat Hal yang Mesti Disiapkan Desa Wisata Agar Bisa Menarik Wisatawan

Empat Hal yang Mesti Disiapkan Desa Wisata Agar Bisa Menarik Wisatawan

GOSIPGARUT.ID -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut meminta didatangkan dokter jiwa dari Mabes Polri untuk memeriksa langsung kondisi kejiwaan...
Read More
Sudah 80 Persen Pusat Perbelanjaan di Garut Jual Minyak Goreng Rp14 Ribu/Liter

Sudah 80 Persen Pusat Perbelanjaan di Garut Jual Minyak Goreng Rp14 Ribu/Liter

GOSIPGARUT.ID -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut meminta didatangkan dokter jiwa dari Mabes Polri untuk memeriksa langsung kondisi kejiwaan...
Read More
Potret Wajah Baru Alun-alun Garut Raih Penghargaan dari Gallery Photografi Indonesia

Potret Wajah Baru Alun-alun Garut Raih Penghargaan dari Gallery Photografi Indonesia

GOSIPGARUT.ID -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut meminta didatangkan dokter jiwa dari Mabes Polri untuk memeriksa langsung kondisi kejiwaan...
Read More
Alun-alun Garut Segera Difungsikan dengan Wajah Baru Senilai Rp12,7 Miliar Lebih

Alun-alun Garut Segera Difungsikan dengan Wajah Baru Senilai Rp12,7 Miliar Lebih

GOSIPGARUT.ID -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut meminta didatangkan dokter jiwa dari Mabes Polri untuk memeriksa langsung kondisi kejiwaan...
Read More

MUI Garut Minta Datangkan Dokter Jiwa Untuk Periksa Nabi Palsu

  • Bagikan
Ketua MUI Garut, KH Sirojul Munir. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut meminta didatangkan dokter jiwa dari Mabes Polri untuk memeriksa langsung kondisi kejiwaan penista agama Sensen Komara karena penyebaran pahamnya telah mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat di Garut, bahkan Indonesia.

“Dimohon untuk mendatangkan dokter jiwa, Kapolres Garut sudah sepakat kasus Sensen ini ditangani Mabes Polri,” kata Ketua MUI Garut, KH Sirojul Munir kepada wartawan Selasa (15/1/2019).

Ia menuturkan, MUI Garut sudah berupaya memantau pergerakan Sensen yang diduga telah menyebarkan paham menyesatkan kepada masyarakat di Garut. Bahkan, MUI Garut sudah melaporkan masalah Sensen tersebut kepada Polres Garut untuk diperiksa secara hukum karena keberadaannya telah meresahkan masyarakat.

Baca Juga:   Sehari Jelang Pemilu SMKN 1 Garut Gelar Do'a Bersama

“Sekarang kami mempercayakan ke pihak kepolisian untuk mengembangkan kasus Sensen ini,” ujar Sirojul yang berharap, kepolisian dapat menindak langsung Sensen sebagai orang yang utama dalam menyebarkan paham sesat kepada masyarakat Garut.

Selama ini, lanjut dia, yang ditangani kepolisian kemudian divonis hukum adalah para pengikutnya, sedangkan Sensen saat ini masih bebas dari jeratan hukum. “Kami harap menyentuh langsung ke Sensennya, kalau pengikutnya tidak memberi efek jera,” katanya.

Baca Juga:   Polres Garut Akan Berkoordinasi dengan Densus 88 Terkait Negara Islam Indonesia

Jika Sensen mengalami gangguan jiwa, kata Sirojul, maka pihak berwenang untuk merehabilitasinya sampai kondisi kejiwaan Sensen kembali sehat.

Ia mengungkapkan, kasus Sensen sudah meresahkan masyarakat mulai dari mengakui dirinya sebagai nabi, kemudian mengajarkan salat dengan kiblat ke arah timur dan adanya dugaan makar terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Sensen ini sudah mengancam, banyak tentang masalah akidah, dan mengakui dirinya nabi,” ujar dia.

Baca Juga:   Warga Dua Kecamatan di Garut Laporkan Kesulitan Dapatkan Air Bersih

Sebelumnya, Sensen pernah disidang di Pengadilan Negeri Garut karena kasus makar hingga akhirnya dibebaskan karena mengalami gangguan jiwa.

Selanjutnya Sensen kembali meresahkan masyarakat dengan adanya warga Garut yang salat mengarah ke timur, lalu ada warga yang mengakui Sensen sebagai nabi. (Ant/Gun)

  • Bagikan

Comment