GOSIPGARUT.ID — Dalam upaya menumbuhkan sikap peduli lingkungan melalui proses pembelajaran dan pembiasaan perilaku siswa melalui model yang aplikatif dan menyentuh kehidupan sehari-hari, Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, menyelenggarakan program green school.
Program tersebut diselenggarakan di SDN 1 Pamalayan sejak Januari 2019. Menurut Korwil Pendidikan Kecamatan Cisewu, Agus Rajab, hasil dari program itu kini sudah bisa dituai. Di mana, anak didik di SDN 1 Pamalayan sudah dapat mengaplikasikan konsep sekolah hijau yang peduli lingkungan.

“Selama program berjalan, kami mengadakan pelatihan marching band yang melibatkan pelatih dari SDN1 Cisewu. Kami juga menyelenggarakan les dan bimbingan belajar (bimbel) dengan pengajarnya yakni para pengawas di lingkungan pendidikan Kecamatan Cisewu,” kata Agus Rajab.
Khusus pada bimbel, tambah dia, adalah sebagai upaya dalam mempersiapkan siswa SDN 1 Pamalayan untuk mengikuti Olympiade MIPA tingkat Kabupaten Garut di Februari 2020. “Untuk Olympiade MIPA, mudah-mudahan target juara I tingkat Kabupaten Garut dapat diraih,” tandas Agus.

Ia menjelaskan, melihat kondisi lingkungan sekitar sekolah saat ini, konsep sekolah hijau sangat penting untuk diimplementasikan secara lebih luas. Berbagai bencana alam yang terjadi seperti banjir, tanah longsor, dan sebagainya, sebagian besar diakibatkan oleh perbuatan manusia yang merusak ekosistem lingkungan.

“Di sinilah, konsep sekolah hijau dalam menumbuhkan sikap peduli lingkungan melalui proses pembelajaran dan pembiasaan menjadi penting dan strategis. Di sekolah, proses pembelajaran mengarah pada upaya pembentukan perilaku siswa yang peduli lingkungan melalui model pembelajaran yang aplikatif dan menyentuh kehidupan sehari-hari,” pungkas Agus. (Fj/Gun)



.png)







