GOSIPGARUT.ID — Kalimat sindiran bagi perilaku artis kelahiran Garut, Mulan Jameela, yaitu “Dulu Pelakor (perebut laki orang) Sekarang Perekor (perebut kursi orang)” nampaknya sedang tren dan jadi bahan pembicaraan di tengah warga Kota Dodol dalam tiga hari terakhir.
Terlebih di media sosial, pasca terjadinya penggantian Ervin Luthfi — sebagai calon anggota DPR RI terpilih ketiga — digantikan istri musisi Ahmad Dhani tersebut, kalimat tadi tampak bertebaran. Salah satunya yang terpantau adalah postingan pengurus HIPMI Garut yang juga Direktur Radio Antares, Aris Kharisma.
Para netizen seolah ingin menjelaskan kepada pembaca bahwa Mulan Jameela itu memang sebagai makhluk “perebut”. Dalam kasus Ervin Luthfi misalnya, netizen meyakini karena manuver Mulan-lah yang ingin jadi anggota DPR RI dari Dapil Jabar XI, sehingga Ervin yang meraih suara terbanyak ketiga harus terdepak dan gagal melenggang ke Senayan.
Cara perebutannya sedikit “cantik”. Mulan Jameela, yang sebenarnya memperoleh suara terbanyak kelima (setelah Ervin Luthfi dan Fahrul Rozi), menggugat DPP Partai Gerindra dengan tuntutan agar dirinya ditetapkan sebagai caleg terpilih dari Dapil Jabar XI.
Bak gayung bersambut, gugatan Mulan itu dikabulkan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, yang akhirnya memaksa DPP Gerindra untuk melaksanakan putusan PN Jakarta Selatan, yaitu meminta KPU untuk menetapkan Mulan Jameela sebagai caleg terpilih ketiga yang sebelumnya KPU sendiri sudah menetapkan bahwa caleg terpilih ketiga adalah Ervin Luthfi.

Alasan pergantian itu sendiri DPP Gerindra menyatakan bahwa Ervin Luthfi dan Fahrul Rozi sudah diberhentikan dari kader Gerindra.
Karena pergantian tersebut, pendukung dan relawan Ervin Luthfi marah. Senin (23/9/2019) mereka menggeruduk kantor DPC Gerindra Kabupaten Garut Jalan Proklamasi, Tarogong Kidul.
Saat demo, massa membawa spanduk berisi foto Mulan Jameela berjibab biru muda dan tulisan “Dulu Pelakor Sekarang Perekor (Perebut Kursi Orang)”. Selain spanduk itu, massa pendukung Ervin juga membawa beragam atribut.
Ada dua spanduk dengan tulisan yang sama. Satunya merah, satu lainnya berkain putih. Spanduk yang dibentangkan massa pendemo itu jadi perhatian masyarakat setempat serta para pengendara yang melintas.
Dedi Kurniawan, juru bicara Ervin Luthfi, menyebutkan penggantian Ervin oleh Mulan itu dilakukan sepihak oleh Gerindra. “Ini telah mencederai demokrasi. Untuk itu, kami turun ke jalan untuk menyelamatkan demokrasi,” ujarnya. (Gun/Fj)



.png)











