GOSIPGARUT.ID — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Barat dan Baznas Kabupaten Garut bekerjasama bersama Asia Muslim Charity Foundation (AMFC) menggelar bakti sosial operasi katarak, yang dilaksanakan di UPT Puskesmas Cilawu, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Kamis (27/06/2019).
Acara tersebut dihadiri Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, Arif Ramdhani beserta jajaran, Bupati Garut yang diwakili Camat Cilawu Hj Mekarsari, Ketua Baznas Garut Rd Aas Kosasih beserta jajaran, Ketua MUI Garut KH Sirojul Munir, Kabid Dinkes Garut dr Jana dan tamu undangan
Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, Arif Ramdhani Lc mengatakan, kegiatan operasi katarak gratis ini merupakan salah satu program pendistribusian zakat
bagi warga yang tidak mampu atau mustahik
“Melalui program operasi katarak gratis ini, tujuannya untuk membantu mereka yang kesulitan untuk berobat. Terutama yang memiliki penyakit katarak, karena operasi katarak itu memerlukan biaya yang cukup mahal,” ujar dia.
Sementara bagi kalangan masyarakat kurang mampu mereka kesulitan untuk melakukan operasi katarak ini. Oleh karena itu, lanjut Arif, dengan dana zakat yang dikelola, pihaknya mengadakan program operasi katarak gratis yang bertempat di kantor Kecamatan Cilawu.
“Pasien yang mendaftar ada sebanyak 135 orang. Sementara kuota kami hanya 70 orang. Para calon pasien harus discreening dulu, karena mereka jangan sampai ada yang punya penyakit darah tinggi dan lain sebagainya. Jadi yang ikut dalam layanan operasi katarak gratis kali ini sebanyak 70 orang,” terangnya.
Masih kata Arif, kegiatan bakti sosial operasi katarak gratis ini adalah merupakan rangkaian dari kegiatan Gebyar Festival Zakat dan Rakorda Baznas se-Jawa Barat yang akan dilaksanakan di Kabupaten Garut.
“Rakorda ini merupakan kegiatan rutin Baznas yang diselenggarakan satu tahun, dua kali, yang melibatkan seluruh Baznas kabupaten/kota di Jawa Barat. Tentunya diharapkan dengan kegiatan ini merupakan syiar, juga mensosialisasikan keberadaan Baznas dan mensosialisasikan fungsi dan tugas Baznas itu sendiri melalaui program-program dan kegiatan,” kata Arif.
Ia menjelaskan alasan Rakorda se-Jawa Barat diselenggarakan di Kabupaten Garut. Pertama, adalah merupakan hasil keputusan dari Rakerda tahun lalu. Di mana, di dalam rakerda itu pihaknya melakukan rapat untuk memilih wilayah yang akan dilaksanakan rakerda.
“Alhamdulillah Baznas Kabupaten Garut, pada saat itu bersedia menjadi tuan rumah. Kedua kami juga sangat mengapresiasi atas dukungan Pak Bupati Garut kepada Baznas Garut yang memberikan dukungan yang luar biasa, dan mengajak kepada seluruh ASN untuk membayarkan zakatnya kepada Baznas Kabupaten Garut,” tutur Arif.
Ketua Baznas Kab Garut Rd Aas Kosasih, mencupkan terima kasih kepada Baznas Provinsi Jawa Barat dengan adanya program bakti sosial operasi katarak ini. “Sebetulnya yang daftar 135 orang, sementara kapasitas sekarang ini sebanyak 70 orang. Bantuan tersebut datang dari Baznas Provinsi Jawa Barat 40 orang dan 30 orang dari Kabupaten Garut,” kata dia.
Aas menjelaskan, kalau tidak ada aral melintang, pada bulan Agustus dan Oktober 2019 akan kembali diselenggarakan hal yang sama, yaitu untuk mengcover sisa yang belum dioperasi pada kegiatan kali ini. Menurut rencana akan menggarap sebanyak 65 orang atau mungkin lebih. Sebab, menurut data dari Dinkes, penderita katarak di Kabupaten Garut masih banyak.
“Insyaallah, apabila payroll system ini sudah berjalan dan terkumpul, mungkin saja operasi semacam ini bisa dilaksanakan dua bulan sekali atau satu tahun lima kali, karena kegiatan itu bagian daripada kami,” ujar Aas. (Yuyus)



.png)











