Berita

Rp42 Miliar Digelontorkan untuk Jalan Banjarwangi-Singajaya, Pemkab Garut Kejar Waktu Empat Bulan

×

Rp42 Miliar Digelontorkan untuk Jalan Banjarwangi-Singajaya, Pemkab Garut Kejar Waktu Empat Bulan

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan monitoring kondisi jalan wilayah Garut bagian Selatan, khususnya di Kecamatan Banjarwangi, Singajaya, Peundeuy, dan Cibalong, Kabupaten Garut, Sabtu (31/1/2026).

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten Garut akhirnya mengamankan anggaran hampir Rp42 miliar dari pemerintah pusat untuk pembangunan Jalan Banjarwangi-Singajaya melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah 2026. Proyek ini sebelumnya tertahan karena sejumlah titik dinilai rawan bencana.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan pemerintah daerah telah mengusulkan pembangunan ruas Jalan Banjarwangi-Singajaya sejak 2025. Usulan itu bahkan sempat memperoleh persetujuan. Namun, kondisi lapangan membuat proyek belum dapat langsung berjalan.

“Waktu itu kita sudah mengajukan dan bahkan sudah mendapatkan approval. Tetapi kemudian ada beberapa titik yang masih berpotensi bencana sehingga menjadi kendala,” kata Abdusy Syakur, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Pemkab Garut kemudian memilih membenahi titik-titik bermasalah tersebut. Pemerintah daerah mengalokasikan sekitar Rp5 miliar untuk meningkatkan kesiapan ruas jalan yang akan diajukan kembali dalam program pemerintah pusat.

Baca Juga:   Pemkab Garut Gelar Forum Satu Data Indonesia Tahun 2024

Langkah itu menjadi bagian dari strategi Pemkab Garut agar tidak kehilangan kesempatan ketika program Inpres Jalan Daerah kembali dibuka. Sebab, pemerintah pusat tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan pembangunan, tetapi juga kesiapan proyek untuk dikerjakan dalam waktu yang telah ditentukan.

“Kita perbaiki dulu supaya ketika ada program Inpres lagi, kita sudah siap. Tidak mungkin seluruh anggaran diberikan untuk Garut karena daerah lain juga membutuhkan pembangunan jalan,” ujar Abdusy.

Hasilnya, pada Agustus 2026, pemerintah pusat menetapkan Jalan Banjarwangi-Singajaya sebagai ruas jalan yang memperoleh pembiayaan hampir Rp42 miliar.

Persoalan berikutnya adalah waktu. Proyek tersebut hanya memiliki masa pelaksanaan sekitar empat bulan. Pemkab Garut karena itu tidak akan mengerjakan seluruh bagian jalan secara bersamaan.

Baca Juga:   Pemkab Garut akan Gabungkan Sejumlah Dinas, Apa Saja?

Pengerjaan Jalan Banjarwangi-Singajaya dibagi menjadi dua sisi atau tahap. Menurut Abdusy, pembagian pekerjaan diperlukan agar proyek tidak tersendat oleh keterbatasan waktu.

“Kalau sekaligus dikerjakan, waktunya hanya empat bulan dan kita khawatir tidak selesai. Karena itu dibagi menjadi dua sisi,” katanya.

Saat ini proyek tersebut belum memasuki tahap pekerjaan fisik. Pemkab Garut masih menunggu proses lelang. Pemerintah daerah berharap lelang segera selesai sehingga pekerjaan dapat masuk tahap kontrak dan pembangunan dimulai.

Abdusy mengatakan kecepatan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan proyek. Pemkab Garut ingin pembangunan jalan menghasilkan infrastruktur yang mampu digunakan dalam jangka panjang.

“Kita ingin membangun itu benar-benar sesuai kebutuhan, bermanfaat dan bisa digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Baca Juga:   Jelang Iduladha, Diskannak Garut Pastikan Kesehatan dan Kehalalan Hewan Kurban

Jalan Banjarwangi-Singajaya bukan satu-satunya proyek yang diusulkan Pemkab Garut kepada pemerintah pusat. Sejumlah ruas jalan lain masih diperjuangkan untuk memperoleh pembiayaan.

Abdusy belum membuka rincian proyek-proyek tersebut. Ia memilih menunggu kepastian pemerintah pusat agar informasi yang disampaikan tidak berubah di tengah proses pengusulan.

“Masih ada lagi yang sedang diajukan. Saya belum berani menyampaikan karena khawatir terjadi perubahan. Ini bukan kewenangan kita, tetapi kita terus bekerja dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat,” katanya.

Jika seluruh usulan itu terealisasi, nilai pembangunan jalan yang masuk ke Garut diperkirakan mencapai sekitar Rp100 miliar. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *