GOSIPGARUT.ID — Klinik Pratama Pakenjeng Medika kembali mengaktifkan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) mulai Agustus 2026 sebagai upaya memperkuat layanan promotif dan preventif bagi peserta BPJS Kesehatan yang menderita hipertensi maupun diabetes melitus. Melalui program ini, peserta akan mendapatkan pendampingan kesehatan secara rutin untuk membantu mengendalikan penyakit sekaligus mencegah risiko komplikasi.
Kegiatan Prolanis akan diselenggarakan setiap bulan di Klinik Pratama Pakenjeng Medika dengan melibatkan tenaga kesehatan yang akan mendampingi peserta secara berkelanjutan. Beragam layanan disiapkan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, konsultasi dokter, edukasi pola hidup sehat, senam Prolanis, hingga pemantauan kondisi kesehatan secara berkala.
Direktur Klinik Pratama Pakenjeng Medika, Bidan Yusma Yanti, S.Tr.Keb., Bdn., mengatakan, diaktifkannya kembali Prolanis merupakan bentuk komitmen klinik untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan yang hidup dengan penyakit kronis.
“Kami berkomitmen untuk kembali menghadirkan kegiatan Prolanis sebagai wadah pendampingan bagi peserta BPJS Kesehatan yang memiliki penyakit hipertensi maupun diabetes. Harapan kami, melalui kegiatan ini peserta dapat lebih memahami cara mengendalikan penyakitnya, menjalani pola hidup sehat, serta mencegah komplikasi di kemudian hari,” ujar Yusma Yanti.
Ia menjelaskan, keberhasilan pengendalian hipertensi dan diabetes tidak hanya ditentukan oleh konsumsi obat, tetapi juga dipengaruhi kedisiplinan pasien dalam menerapkan gaya hidup sehat, melakukan kontrol kesehatan secara berkala, serta mengikuti edukasi yang diberikan tenaga medis.
Karena itu, setiap pelaksanaan Prolanis akan diisi dengan pemeriksaan tekanan darah, pemantauan berat badan dan tanda-tanda vital, pemeriksaan gula darah sesuai indikasi medis, konsultasi kesehatan, edukasi mengenai gizi dan aktivitas fisik, serta senam bersama untuk meningkatkan kebugaran peserta.
Program tersebut diharapkan menjadi wadah bagi peserta BPJS Kesehatan untuk memantau perkembangan kondisi kesehatannya secara berkesinambungan. Dengan pengawasan yang rutin, risiko komplikasi akibat hipertensi maupun diabetes diharapkan dapat ditekan sehingga kualitas hidup peserta tetap terjaga.
Klinik Pratama Pakenjeng Medika juga mengajak seluruh peserta BPJS Kesehatan yang memiliki riwayat hipertensi maupun diabetes melitus untuk bergabung dan mengikuti Prolanis secara aktif. Partisipasi yang konsisten dinilai menjadi salah satu kunci dalam menjaga kondisi kesehatan dan meningkatkan produktivitas sehari-hari.
Informasi mengenai jadwal pelaksanaan serta mekanisme pendaftaran akan diumumkan melalui media informasi resmi Klinik Pratama Pakenjeng Medika dan disampaikan langsung kepada peserta yang terdaftar.
Melalui pengaktifan kembali Prolanis mulai Agustus 2026, Klinik Pratama Pakenjeng Medika berharap dapat memperluas akses pelayanan kesehatan yang berkesinambungan bagi peserta BPJS Kesehatan sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan produktif. ***



.png)



















