Peristiwa

Petani di Garut Temukan Granat Saat Perbaiki Saluran Air, Tim Gegana Turun Tangan Lakukan Peledakan

×

Petani di Garut Temukan Granat Saat Perbaiki Saluran Air, Tim Gegana Turun Tangan Lakukan Peledakan

Sebarkan artikel ini
Tim Jihandak/Jibom Sub Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat meledakan granat aktif yang ditemukan petani di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jumat (5/6/2026).

GOSIPGARUT.ID — Aktivitas rutin seorang petani di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, mendadak berubah menjadi situasi yang menegangkan setelah menemukan sebuah granat yang diduga masih aktif saat memperbaiki saluran air di kolam miliknya. Benda berbahaya tersebut kemudian dievakuasi dan dimusnahkan oleh Tim Jihandak/Jibom Sub Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat pada Jumat (5/6/2026).

Granat standar militer itu ditemukan oleh Nur Jatnika (50), warga Kampung Cipondok, Desa Margaluyu, Kecamatan Leles, pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, Nur baru pulang dari kebun dan berencana membersihkan serta memperbaiki saluran air yang mengalir ke kolam miliknya.

Di tengah aktivitas tersebut, matanya tertuju pada sebuah benda logam yang sebagian tertimbun tanah. Setelah diamati, bentuknya menyerupai granat tangan. Temuan itu membuat Nur segera menghentikan pekerjaannya dan melaporkannya kepada aparat setempat.

Baca Juga:   Jembatan Penghubung Dua Desa di Banjarwangi Putus Diterjang Banjir, Bupati Garut Turun Tangan Percepat Pembangunan Baru

Kapolsek Leles AKP Wawan mengatakan, laporan warga langsung ditindaklanjuti dengan langkah pengamanan awal untuk mencegah kemungkinan terjadinya ledakan.

“Petugas melakukan tindakan pengamanan darurat dengan merendam granat ke dalam kolam sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim penjinak bom,” ujar Wawan kepada wartawan.

Setelah menerima laporan dari Polsek Leles, Tim Jibom Satbrimob Polda Jawa Barat diterjunkan ke lokasi untuk melakukan identifikasi dan asesmen terhadap benda tersebut. Dari hasil pemeriksaan, granat dipastikan harus segera dimusnahkan karena masih berpotensi membahayakan keselamatan warga apabila dibiarkan berada di lokasi penemuan.

Proses evakuasi kemudian dilakukan secara hati-hati sebelum granat dibawa ke area bekas galian C di Kampung Nangkaleah, RT 01 RW 01, Desa Margaluyu. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai aman dan jauh dari permukiman warga.

Baca Juga:   Jalur Penghubung Antarkabupaten Cianjur dan Bandung Putus Akibat Longsor

Sebelum peledakan dilakukan, petugas melakukan sterilisasi area dan menutup akses masyarakat di sekitar lokasi. Pengamanan melibatkan personel Polsek Leles bersama satu unit Tim Jibom Satbrimob Polda Jabar.

Granat selanjutnya dimusnahkan menggunakan metode disposal atau peledakan terkendali dengan detonator sesuai prosedur penanganan bahan peledak.

“Selama proses evakuasi hingga pemusnahan berlangsung, petugas melakukan pengamanan ketat dan sterilisasi area guna memastikan keselamatan masyarakat sekitar. Granat berhasil dimusnahkan dengan aman tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian harta benda,” kata Wawan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, granat tersebut diduga merupakan peninggalan masa revolusi yang tertinggal di dalam tanah selama puluhan tahun sebelum akhirnya ditemukan warga.

Baca Juga:   Wanita Asal Garut Selundupkan Narkoba ke Rutan Lewat Pembalut

Temuan benda peledak peninggalan konflik masa lalu masih sesekali terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Benda-benda tersebut umumnya ditemukan secara tidak sengaja saat warga melakukan aktivitas pertanian, pembangunan, atau penggalian tanah.

Karena itu, kepolisian mengingatkan masyarakat untuk tidak menyentuh, memindahkan, apalagi menyimpan benda yang dicurigai sebagai bahan peledak. Langkah paling aman adalah segera melaporkannya kepada aparat keamanan agar dapat ditangani oleh petugas yang memiliki keahlian khusus.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Jika menemukan benda yang menyerupai granat, mortir, peluru, atau bahan peledak lainnya, segera laporkan kepada polisi dan jangan mencoba menanganinya sendiri,” ujar Wawan. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *