Berita

Usai Libur Lebaran, Sampah Menggunung di Pantai Karangpapak Garut, Aparat dan Warga Turun Tangan

×

Usai Libur Lebaran, Sampah Menggunung di Pantai Karangpapak Garut, Aparat dan Warga Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Kegiatan pembersihan sampah di Pantai Karangpapak, Senin (30/3/2026).

GOSIPGARUT.ID — Tumpukan sampah sisa libur panjang Hari Raya Idulfitri 2026 menggunung di kawasan Pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Kondisi tersebut mencerminkan lonjakan aktivitas wisata yang belum diimbangi kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.

Merespons situasi itu, Satpolairud Polres Garut bersama jajaran Polsek wilayah Garut Selatan, unsur Forkopimcam Cikelet, komunitas, dan masyarakat menggelar aksi bersih-bersih pantai pada Senin (30/3/2026) pagi.

Sejak pukul 07.00 WIB, para peserta menyisir sepanjang garis pantai untuk mengumpulkan berbagai jenis sampah, mulai dari plastik sekali pakai, bungkus makanan, hingga sisa limbah rumah tangga yang ditinggalkan wisatawan selama masa liburan.

Baca Juga:   Tarif, Inflasi, dan Suku Bunga: Trump di Tengah Pusaran Tantangan Ekonomi

Kegiatan diawali dengan apel singkat, kemudian dilanjutkan dengan aksi pungut sampah secara serentak. Selain membersihkan, petugas juga memberikan imbauan langsung kepada warga dan pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan.

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasatpolairud) Polres Garut, Iptu Aep Saprudin, mengatakan bahwa fenomena penumpukan sampah pasca libur panjang menjadi persoalan rutin di kawasan wisata pantai.

Baca Juga:   Pemprov Jabar Berikan Bantuan Perbaikan 1.480 Rutilahu di Garut

“Volume sampah meningkat signifikan setelah libur Lebaran. Ini perlu menjadi perhatian bersama, karena berdampak pada kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir,” ujarnya.

Aep menegaskan, kegiatan bersih-bersih tersebut tidak hanya bertujuan menangani sampah yang ada, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.

“Kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kebersihan pantai adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya petugas,” tandas dia.

Baca Juga:   Terus Merugi, Pengrajin Gula Semut di Mekarmukti Garut Hentikan Produksi

Antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut terlihat tinggi. Warga pesisir, relawan, hingga perangkat desa turut berpartisipasi aktif, menunjukkan adanya kepedulian kolektif terhadap kondisi lingkungan.

Aksi kolaboratif ini diharapkan tidak hanya menjadi respons sesaat, melainkan mampu mendorong perubahan perilaku jangka panjang, terutama dalam menjaga kebersihan destinasi wisata. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *