oleh

Jalur Penghubung Antarkabupaten Cianjur dan Bandung Putus Akibat Longsor

GOSIPGARUT.ID — Jalur propinsi yang menghubungkan selatan Cianjur dengan Kabupaten Bandung, kembali terputus akibat longsor sepanjang 50 meter dengan ketinggian 2 meter  tepatnya di Kampung Ciuja, Desa Sukabakti, Kecamatan Naringgul.

Tingginya curah hujan sejak siang hingga menjelang malam, membuat tanah tebing dengan ketinggian lebih dari 20 meter longsor, sehingga menutupi jalur utama antar kabupaten tersebut.

“Menjelang sore warga sudah melihat tanda-tanda akan terjadinya bencana alam longsor, sehingga kami memberikan peringatan pada pengguna jalan untuk ekstrhati-hati karena hujan masih turun deras,” kata Kapolsek Naringgul Iptu Sumardi saat dihubungi Kamis (26/3/2020).

Baca Juga:   Di Jalur Bandung -- Garut Selatan Ini Terdapat Rumah Angker, "Vila Merah"

Ia menjelaskan menjelang sore longsor kecil sempat terjadi dan terus meluas dan semakin besar, sehingga material longsor bercampur batu dan pohon berukuran besar menutupi landasan jalan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun longsor yang cukup panjang dengan ketebalan mencapai 2 meter, membuat petugas bersama warga kesulitan melakukan pembersihan karena menggunakan alat manual.

Baca Juga:   Jalur Pangalengan -- Rancabuaya yang Tertutup Longsor Sudah Dapat Dilalui

“Kami sudah berkoordinasi dengan PU Binamarga Propinsi Jabar untuk menurunkan alat berat karena panjangnya dan tebalnya material longsoran. Hingga tengah malam jalur tersebut tidak dapat dilalui,” ujar Sumardi.

Pihaknya berharap alat berat segera datang dan material longsor dapat disingkirkan karena menjelang dini hari arus lalulintas cukup padat terutama kendaraan besar yang membawa barang dagangan ke sejumlah wilayah di selatan Cianjur.

Baca Juga:   Pulang dari Pameungpeuk Garut, Mahasiswa Unpad Menghilang

“Harapan kami alat berat segera datang dan upaya pembersihan material longsoran dapat segera dilakukan karena menjelang dini hari jalur tersebut ramai dilalui kendaraan pedagang atau pemasok barang ke sejumlah wilayah selatan,” katanya. (Ant)

Komentar

Berita Terkait