Berita

Viral di TikTok, Ibu di Garut Minta Keadilan atas Dugaan Pencabulan Anak Balita, Tolak Uang Damai Rp5 Juta

×

Viral di TikTok, Ibu di Garut Minta Keadilan atas Dugaan Pencabulan Anak Balita, Tolak Uang Damai Rp5 Juta

Sebarkan artikel ini
Viral di TikTok, seorang ibu di Garut minta keadilan atas dugaan pencabulan anak balita, tolak uang damai Rp5 juta.

GOSIPGARUT.ID — Seorang ibu berinisial S, warga Kampung Kalidung, Desa Tarogong, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, mengunggah video mengharukan melalui akun TikTok miliknya.

Dalam video tersebut, ia meminta bantuan kepada Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, dan Wabup Putri Karlina terkait kasus dugaan pencabulan yang menimpa putri kandungnya yang masih balita.

​S mengungkapkan bahwa anaknya yang baru berusia 3 tahun 10 bulan diduga menjadi korban pencabulan oleh tetangganya sendiri yang akrab disapa “Abah”.

​Menurut pengakuan S, dugaan aksi bejat tersebut dilakukan tepat di depan rumah mereka. Kejadian ini terungkap setelah sang anak terus-menerus mengeluh kesakitan pada bagian alat vitalnya.

Baca Juga:   Banjir Pameungpeuk, 1.529 Sambungan Rumah Air Minum PDAM Tirta Intan Terputus Total

​”Anak saya selalu mengeluh sakit di kemaluannya setiap kali buang air kecil,” ujar S dalam unggahan video tersebut menggunakan bahasa Sunda.

​Selain rasa sakit fisik, S mengkhawatirkan kondisi psikis buah hatinya yang kini sering terlihat murung dan menunjukkan tanda-tanda trauma.

​S menyatakan telah melaporkan kejadian ini ke Polres Garut dan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). Ia menyebutkan bahwa dalam proses awal, pelaku sebenarnya sempat mengakui perbuatannya.

Baca Juga:   Hingga Juni 2020, Pasangan Rumah Tangga di Garut yang Bercerai Capai 2000 Lebih

​Namun, situasi berbalik saat proses mediasi dilakukan. Pelaku justru membantah tuduhan tersebut dan balik melaporkan S dengan tudingan memberikan keterangan palsu.

​”Saat mediasi kemarin, pelaku malah berbalik melaporkan saya dan menyebut saya berbohong, padahal anak saya sendiri yang bercerita,” kata S dengan nada sedih.

​Tolak Uang Damai Rp5 Juta

​Dalam video yang kini viral tersebut, S juga membeberkan bahwa pihak pelaku sempat menawarkan sejumlah uang agar kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan.

Baca Juga:   Ikhlas Merawat Anak Disabilitas, Ibu di Garut Ini Tegar di Tengah Keterbatasan

​Tawaran uang damai sebesar Rp5 juta tersebut ditolak mentah-mentah oleh S karena ia menginginkan keadilan hukum yang setimpal bagi anaknya. Ia merasa terpukul karena meskipun sudah melapor, terduga pelaku hingga kini masih bebas berkeliaran dan beraktivitas seperti biasa di lingkungan tempat tinggal mereka.

​”Saya hanya ingin anak saya mendapat keadilan dan pelakunya dihukum seadil-adilnya,” pungkasnya. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *