Berita

Polemik Memanas, Rudy Gunawan Kritik Penurunan Dana Desa, Dedi Mulyadi Balas dengan Ubah Skema Prioritas

×

Polemik Memanas, Rudy Gunawan Kritik Penurunan Dana Desa, Dedi Mulyadi Balas dengan Ubah Skema Prioritas

Sebarkan artikel ini
Mantan Bupati Garut Rudy Gunawan dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi berpolemik mengenai dana bantuan ke desa.

GOSIPGARUT.ID — Polemik antara mantan Bupati Garut, Rudy Gunawan, dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mencuat ke publik setelah keduanya saling menyampaikan pernyataan terkait pengelolaan bantuan keuangan desa.

Perdebatan bermula dari kritik Rudy Gunawan yang menyoroti penurunan signifikan bantuan keuangan provinsi untuk desa di Kabupaten Garut. Ia menyebut, anggaran yang sebelumnya mencapai sekitar Rp130 miliar kini hanya tersisa sekitar Rp40 miliar.

Rudy menilai penurunan tersebut berdampak langsung pada pembangunan desa, terutama infrastruktur. Ia juga mempertanyakan realisasi rencana pengalihan anggaran untuk pembangunan jalan desa oleh pemerintah provinsi.

“Sekarang hanya tinggal Rp40 miliar. Jadi turunnya sekitar 70 persen. Dari Rp55 miliar menjadi Rp15 miliar, turunnya sekitar Rp40 miliar,” kata Rudy.

Baca Juga:   Bitcoin Meroket ke Rekor Tertinggi (All-Time High) Baru di $118.000, Altseason di Depan Mata?

Pernyataan tersebut kemudian direspons langsung oleh Dedi Mulyadi melalui unggahan video. Dalam tanggapannya, Dedi tidak hanya membalas kritik, tetapi juga mempertanyakan hasil penggunaan anggaran yang selama ini telah digelontorkan ke Garut.

“Saya melihat data keuangan 5 sampai 10 tahun ke belakang, ke Kabupaten Garut itu mengalir triliunan setiap tahun. Tetapi yang saya aneh, keluhan warga soal jalan rusak dan jembatan masih terus terjadi,” ujar Dedi.

Dedi menilai kondisi tersebut menjadi dasar perubahan kebijakan yang kini ia terapkan. Ia menegaskan, yang dilakukan pemerintah provinsi bukanlah pengurangan anggaran, melainkan perubahan pola distribusi dengan fokus pada perbaikan infrastruktur prioritas.

Baca Juga:   Dedi Mulyadi Soroti Aliran Dana ke Garut, Janjikan Perbaikan Jalan Desa Jadi Prioritas

“Dana desa bukan dikurangi, tapi ditambah. Bahkan bisa dua kali lipat. Namun kami ubah cara pengelolaannya dengan skala prioritas,” katanya.

Dalam polemik ini, Dedi juga secara terbuka menanggapi kritik Rudy dengan nada tegas namun santai. Ia menyebut tidak keberatan jika kebijakan tersebut tidak sejalan dengan pandangan mantan Bupati Garut itu.

“Kalau Bapak keberatan, tidak apa-apa. Bisa saya geser ke kabupaten lain yang lebih membutuhkan,” ucap Dedi.

Baca Juga:   Dedi Mulyadi Ajak Masyarakat Jabar Berikan Ucapan Selamat dalam Bentuk Benih Padi

Pernyataan saling berbalas ini memperlihatkan perbedaan tajam pandangan antara keduanya, khususnya terkait efektivitas penggunaan anggaran dan strategi pembangunan desa.

Di satu sisi, Rudy menyoroti penurunan nominal bantuan yang dinilai menghambat pembangunan. Di sisi lain, Dedi menekankan pentingnya perubahan pendekatan agar anggaran yang besar benar-benar berdampak pada perbaikan infrastruktur yang dikeluhkan masyarakat.

Polemik ini pun menjadi sorotan publik, terutama warga Garut, yang selama ini masih menghadapi persoalan infrastruktur dasar di sejumlah wilayah pedesaan. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *