Berita

Serangan Tikus di Talegong Masuk Status Waspada, Petugas Pastikan Belum Tergolong Terserang

×

Serangan Tikus di Talegong Masuk Status Waspada, Petugas Pastikan Belum Tergolong Terserang

Sebarkan artikel ini
Petugas dan petani di Kecamatan Talegong berupaya mengantisipasi meluasnya serangan tikus di lahan pertanian.

GOSIPGARUT.ID — Serangan hama tikus dilaporkan terjadi di hampir seluruh desa di Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut. Meski demikian, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) setempat memastikan kondisi tersebut masih dalam status waspada dan belum masuk kategori lahan terserang.

Petugas POPT Kecamatan Talegong, Muhammad Fayyadh, mengatakan serangan hama memang ditemukan di sejumlah area pertanian. Namun, tingkat intensitasnya masih di bawah ambang batas yang ditetapkan.

“Memang ada serangan hama tikus di hampir semua desa. Namun statusnya saat ini masih waspada dan belum bisa dikategorikan terserang,” kata Fayyadh, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga:   Trik-Trik Psikologi Yang Bisa Dongkrak Jumlah Followers Sosmed

Ia menjelaskan, suatu lahan pertanian baru dapat dikategorikan terserang apabila intensitas serangan pada satu hamparan lahan telah mencapai lebih dari 15 persen. Hingga saat ini, kondisi tersebut belum terjadi di wilayah Talegong.

“Suatu lahan dikatakan terserang apabila intensitas serangan sudah di atas 15 persen. Di Talegong, alhamdulillah belum sampai ke angka itu,” ujarnya.

Fayyadh juga menegaskan, potensi gagal panen akibat serangan hama tikus masih dapat ditekan. Ia optimistis upaya pengendalian yang dilakukan secara intensif mampu mencegah meluasnya serangan.

Baca Juga:   Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah di Talegong, Kerugian Capai Rp65 Juta

“Insyaallah tidak akan sampai gagal panen dan tidak sampai terjadi serangan yang meluas,” katanya.

Untuk mengantisipasi peningkatan serangan, POPT Kecamatan Talegong telah melakukan sejumlah langkah pengendalian. Upaya tersebut meliputi pengamatan intensif di lapangan, bimbingan kepada petani terkait sanitasi lahan, serta sosialisasi pentingnya penanaman serempak guna memutus siklus hama.

Selain itu, gerakan pengendalian juga dilakukan melalui metode pengumpanan dan pengemposan di area-area yang terindikasi menjadi sarang tikus.

Baca Juga:   Jajaran DPMD Garut Laksanakan Apel Gabungan dan Tinjau Vaksinasi di Kecamatan Talegong

“Upaya preventif terus kami lakukan. Saya juga sudah sering berkeliling ke lapangan untuk memberikan bimbingan langsung kepada para petani,” ujar Fayyadh.

Ia mengimbau petani untuk tetap waspada dan aktif melaporkan perkembangan kondisi lahan, agar langkah pengendalian dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *