Berita

Bupati Garut Ajak ASN Keluar dari Zona Nyaman demi Pelayanan Publik yang Lebih Adaptif

×

Bupati Garut Ajak ASN Keluar dari Zona Nyaman demi Pelayanan Publik yang Lebih Adaptif

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin.

GOSIPGARUT.ID — Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut untuk terus mengembangkan potensi diri dan tidak terjebak dalam zona nyaman. Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Senin (5/1/2025).

Apel tersebut dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan Bupati Garut tentang Pemberhentian PNS yang memasuki batas usia pensiun Januari 2026, penyerahan penghargaan, serta penyerahan simbolis Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2026.

Dalam amanatnya, Syakur Amin memaparkan arah kebijakan penataan organisasi pemerintahan daerah, termasuk desain struktur instansi serta rencana rotasi dan mutasi jabatan. Menurut dia, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga:   PPK dan ULP Mundur, LBH Padjajaran Minta Kepolisian Segera Panggil Bupati Garut

Syakur secara khusus mengingatkan ASN agar tidak terlalu lama berada pada satu posisi pekerjaan. Dinamika tugas, kata dia, merupakan sarana pembelajaran sekaligus pengembangan kapasitas aparatur agar lebih adaptif dan profesional menghadapi tantangan birokrasi yang terus berubah.

“Saya ingatkan, hindari zona nyaman atau terlalu lama pada satu pekerjaan yang akan mengakibatkan kebosanan. Dalam sebuah organisasi, kita memerlukan orang-orang yang multitalenta,” tegasnya.

Syakur menambahkan, rotasi jabatan bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan bagian penting dari proses pembinaan ASN. Melalui rotasi, aparatur diharapkan memiliki pengalaman yang lebih luas dan kemampuan yang teruji di berbagai bidang.

“Jadi orang kalau di situ terus tidak akan teruji di tempat-tempat yang lain,” ujarnya.

Baca Juga:   Bupati Garut Pesankan Lulusan STAI Siliwangi: Kuliah Bukan Sekadar Duduk dan Dapat Ijazah

Sejalan dengan kebutuhan organisasi, Pemerintah Kabupaten Garut, lanjut Bupati, akan melaksanakan rotasi dan mutasi jabatan dalam waktu dekat. Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi sekaligus penyesuaian dengan desain struktur instansi yang baru.

Syakur juga menyampaikan pandangan filosofis tentang pentingnya peran setiap unsur dalam organisasi pemerintahan. Menurut dia, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh pimpinan, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen, baik pejabat maupun staf.

“Saya selalu sampaikan bahwa tidak mungkin semua jadi pejabat. Seorang jenderal tidak akan berhasil tanpa adanya prajurit. Begitu juga di pemerintahan,” katanya.

Menutup arahannya, Bupati berpesan agar seluruh ASN senantiasa menjaga integritas, loyalitas, serta semangat pengabdian di mana pun mereka ditugaskan. Ia menekankan bahwa keikhlasan dan ketulusan dalam bekerja menjadi fondasi utama terwujudnya kinerja organisasi yang solid dan berkelanjutan.

Baca Juga:   Bupati Garut Takziah ke Rumah Duka Sekmat Pakenjeng, Singgung Rencana Promosi Jadi Camat

“Yang terpenting keikhlasan dan ketulusan kita dalam melaksanakan setiap tugas kita,” tandas Syakur.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para PNS yang telah memasuki masa purnabakti atas dedikasi dan pengabdian mereka selama ini.

“Saya ucapkan terima kasih atas pengabdiannya untuk Kabupaten Garut dan masyarakat Garut. Semoga menjadi amal ibadah bagi bapak dan ibu semua,” tutupnya. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *