Berita

Gandeng 18 Kampus, Pemkab Garut Siapkan Akselerasi Pembangunan dan Beasiswa 1.000 Mahasiswa

×

Gandeng 18 Kampus, Pemkab Garut Siapkan Akselerasi Pembangunan dan Beasiswa 1.000 Mahasiswa

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten Garut mengambil langkah besar dalam pembangunan daerah dengan menggandeng 18 perguruan tinggi lokal. Kerja sama itu diresmikan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Tridharma Perguruan Tinggi, yang dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat apel gabungan di Jalan Pembangunan, Tarogong Kidul, Senin, 1 September 2025.

Bupati Syakur menyebut kolaborasi dengan kampus menjadi strategi penting untuk mendorong percepatan pembangunan. “Kami menyadari pembangunan di Kabupaten Garut tentu bukan hal yang mudah. Tapi dengan kerja sama, kolaborasi, sinergitas, dan komunikasi, terutama dengan perguruan tinggi, akan sangat membantu kami mengakselerasi pembangunan,” ujarnya.

Menurut Syakur, keberadaan perguruan tinggi di Garut sudah berkontribusi nyata dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Lebih dari itu, kampus lokal memberi akses pendidikan tinggi yang lebih terjangkau bagi masyarakat. “Kalau perguruan tinggi tidak ada di Garut, terus orang Garut kuliah ke mana? Ke Bandung bukan hal yang gampang, biayanya lebih mahal, juga bisa kehilangan nilai sosial. Interaksi anak dengan orang tua harus tetap terjaga,” katanya.

Baca Juga:   Pemkab Garut Angkat Potensi Wisata Peninggalan Kolonial

Adapun 18 perguruan tinggi yang menandatangani kerja sama dengan Pemkab Garut di antaranya Universitas Garut, Institut Pendidikan Indonesia (IPI), Institut Teknologi Garut, Institut Muhammadiyah Darul Arqom Garut, hingga Sekolah Tinggi Hukum Garut.

Selain kolaborasi akademik, Pemkab Garut juga menyiapkan program beasiswa untuk 1.000 mahasiswa di seluruh wilayah kabupaten. Program bantuan pendidikan ini akan dijalankan selama lima tahun ke depan sebagai bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Baca Juga:   Bupati Garut Lantik 16 Camat, Warga Talegong Justru Kehilangan Pemimpin

“Ini bentuk komitmen pemerintah daerah agar pendidikan tinggi bisa dijangkau lebih banyak anak Garut. Kami ingin tidak ada potensi generasi muda yang tertinggal hanya karena masalah biaya,” kata Syakur.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Pemkab Garut tengah menempatkan pendidikan sebagai motor penggerak pembangunan, dengan menjadikan perguruan tinggi sebagai mitra strategis. (Nindi N)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *