GOSIPGARUT.ID — Sejumlah warga Desa Depok, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, melaporkan bahwa di daerahnya saat ini sedang rawan aksi pencurian. Dalam beberapa hari terakhir sudah banyak warga yang menjadi korban pembobolan maling dan menelan kurugian harta benda.
Menurut salah seorang warga Desa Depok, bernama Uus Faresa, bahwa kondisi desanya saat ini sedang tidak baik-baik saja alias sedang Siaga 1 aksi pencurian yang dilakukan oleh orang atau pihak misterius, belum diketahui jati dirinya.
“Oleh karena itu saya minta kepada masing-masing ketua RT/RW agar mengimbau warganya untuk meningkatkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian, lantaran aksi pencurian sedang merajalela,” ujar pemilik salah satu radio komunitas di Pakenjeng, Garut, itu.
Uus juga meminta kepada warga agar tidur tidak terlalu pulas sehingga barang berharga terproteksi dari upaya pencurian. Giatkan lagi aktivitas ronda malam, dan tetap melek pada jam-jam krusial antara pukul 00.00 sampai subuh.
“Saya juga minta aparat desa dan kepolisian untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Desa Depok,” tutup dia, melalui siaran pers yang diterima GOSIPGARUT.ID, Rabu (24/4/2024).
Berikut nama-nama warga Desa Depok, Kecamatan Pakenjeng, yang sudah menjadi korban aksi pembobolan dan pencurian:
1. H. Ayi (rumahnya dibobol)
2. H. Engkos (rumahnya dibobol)
3. Egi Mulyadi (rumahnya dibobol)
4. Hj. Sunarsih/Almarhum H. Obir (rumahnya dibobol)
5. H. Joko (gerbang rumahnya dibobol)
6. Mamat Bujangan (rumahnya dibobol)
7. Sofwan (kehilangan sepeda motor)
8. Dedi/Jamilah (di tokonya kehilangan uang Rp8 juta dan rokok 4 slop)
Hingga berita ini dipublish, redaksi GOSIPGARUT.ID belum menerima keterangan resmi dari Polsek Pakenjeng terkait aksi pencurian yang tengah meneror warga Desa Depok itu. ***



.png)





