Berita

Jalan Usaha Tani di Cisurupan Garut Dioperasikan, Mampu Hemat 30 Persen Biaya Petani

×

Jalan Usaha Tani di Cisurupan Garut Dioperasikan, Mampu Hemat 30 Persen Biaya Petani

Sebarkan artikel ini
Bupati Rudy Gunawan dan Kepala Dinas Pertanian Garut Beny Yoga Santika, mengoperasikan jalan usaha tani di Desa Sukawargi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Kamis (17/3/2022). (Foto: Deni Seftiana)

GOSIPGARUT.ID — Jalan usaha tani yang berlokasi di Desa Sukawargi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, resmi dioperasikan, Kamis (17/3/2022). Bupati Rudy Gunawan mengklaim, jalan sepanjang sekitar 22 kilometer itu mampu memudahkan para petani khususnya ketika masa panen datang.

“Jalan usaha tani itu penting, ketika mereka panen mereka tidak perlu memanggul tidak perlu ada cost (tambahan) untuk sampai (ke tujuan). Kalau sebelumnya kan mereka manggul sekarang efisien (dengan adanya jalan usaha tani),” ucap Rudy saat meresmikan pengoperasian jalan tersebut, Kamis (17/3/2022).

Ia mengajak para petani yang memanfaatkan jalan ini, untuk serius menanam komoditas pertanian yang tentunya menguntungkan bagi petani.

Baca Juga:   Potret Wajah Baru Alun-alun Garut Raih Penghargaan dari Gallery Photografi Indonesia

“Ya ayolah kita bersama-sama (dan) pemerintah menyediakan infrastruktur. Pemerintah memberikan penyuluhan dan teknologi, tetapi petani juga serius menanam komoditas, yang tentu menguntungkan bagi dirinya dengan proses budidaya yang baik sehingga hasilnya juga signifikan,” kata Rudy.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Garut, Beny Yoga Santika, mengungkapkan, Bupati Garut menyaksikan sendiri dari awal sulitnya akses jalan bagi para petani di lokasi tersebut. Sebelumnya jalan itu hanya bisa dilalui oleh ojeg gunung.

Baca Juga:   Elemen Desa Girimukti: Sejak Dibangun PISEW dan BSPS, Perekonomian Warga Tumbuh Signifikan

“Nah sekarang Alhamdulillah sudah bisa dilalui oleh (kendaraan) roda empat dan sebaginya. Tentu ini akan sangat berpengaruh terhadap efisiensi biaya usaha tani,” ungkap dia.

Beny menjelaskan, berdasarkan hitung-hitungan, dengan adanya jalan usaha tani ini, menghemat 25-30 persen efisiensi biaya yang biasa dikeluarkan oleh para petani di lokasi tersebut.

“Kita kemarin sempat menghitung, jadi efesiensinya itu di atas 25-30 persen dari biaya yang biasa mereka keluarkan. Karena biasannya yang kemarin mereka lakukan untuk pembelian pupuk kandang itu lebih mahal biaya transportasinya dibanding dengan harga pupuk kandangnya,” jelasnya.

Baca Juga:   Tiga Warga Kecewa dengan Pelayanan Paspor Simpatik yang Digelar Kementerian Imipas di Garut, Apa Pasalnya?

Oleh karena itu, imbuh Beny, sekarang biaya pengiriman yang dilakukan oleh petani menjadi lebih efisien dan efektif, serta akan berpengaruh terhadap berkurangnya biaya produksi dari petani itu sendiri. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *