GOSIPGARUT.ID — Garut selatan disebut-sebut sebagai wilayah tempat para pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjual hasil kejahatannya. Garut selatan ini dianggap sebagai surga para pelaku curanmor karena jarang terungkap.
Salah satu warga Garut yang terbiasa melakukan praktik transaksi jual beli motor bodong berinisial IP (35), yang mengaku telah berbisnis motor curian ini selama lima tahun.
“Kenapa harus di pelosok (Garut Selatan), karena di sana sangat aman untuk berbisnis motor tanpa STNK,” kata IP saat dihubungi wartawan belum lama ini.
Ia menjelaskan, jarangnya aparat kepolisian menggelar razia di kawasan Garut selatan menjadi penyebab bisnis motor bodong menjamur. Terlebih, harga motor tanpa surat-surat sangatlah murah.
“Pembeli sangat tertarik dengan harga murah. Rata-rata motor yang dijual seharga handphone android yang standar,” ucap IP.
Menurutnya untuk motor matic keluaran terbaru, harganya bisa di kisaran Rp20 jutaan. “Kalau tanpa STNK, bisa jauh lebih murah lagi,” tuturnya. (IJ)



.png)











