Berita

Siswa SD di Pakenjeng Derita Penyakit Busung Lapar, Kadisdik Garut: Sudah Dirujuk ke Rumah Sakit

×

Siswa SD di Pakenjeng Derita Penyakit Busung Lapar, Kadisdik Garut: Sudah Dirujuk ke Rumah Sakit

Sebarkan artikel ini
Diki (13) siswa kelas 6 SDN 2 Talagawangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, menderita penyakit busung lapar. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Diki (13), siswa kelas 6 SDN 2 Talagawangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, sejak dua bulan lalu terserang penyakit busung lapar. Perutnya terus membesar, hingga praktis selama dua bulan terakhir ini ia hanya bisa tergolek lemah di tempat tidurnya.

Sumber di Puskesmas Pakenjeng menyebutkan, penyakit yang diderita Diki adalah karena kekurangan protein dan kalori yang bisa menyebabkan retensi cairan di dalam tubuh sehingga membuat perut seolah-olah membengkak. Maklum keluarga ini adalah keluarga miskin, di mana asupan makanan bergizi ke tubuh Diki sangatlah kurang.

Dibenarkan Wawan, Pengawas Sekolah Dasar di Kecamatan Pakenjeng yang mendapat tugas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Garut untuk membawa Diki ke rumah sakit bahwa orang tua Diki, yaitu pasangan Pipin dan Uyum, adalah tergolong keluarga miskin. Untuk makan sehari-hari saja sudah susah, jadi tak heran jika kemudian Diki terserang busung lapar.

Baca Juga:   CEO Tesla Elon Musk Siap Mundur dari Politik, Fokus Kembangkan Perusahaan!

“Benar, untuk makan sehari-hari saja sudah susah, apalagi untuk mengobati penyakit anaknya. Pekerjaan Pipin (ayah Diki) yang serabutan, sering kali tidak menghasilkan uang,” jelas dia, saat dihubungi Sabtu (19/2/2022).

Menurut Wawan, di sekolahnya Diki termasuk anak yang pintar. IQ-nya cukup bagus. Tetapi karena kemiskinan sampai tidak bisa makan dengan asupan gizi yang baik, akhirnya Diki harus menderita sakit. Perutnya membengkak, sementara bagian tubuh lainnya jadi kurus seperti bagian tangan dan kaki.

Baca Juga:   Totong Raih Prestasi Istimewa pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional

“Pihak Dinas Pendidikan sudah berupaya terkait dengan pengobatan Diki. Kendati begitu, saya mewakili dari orang tua Diki, berharap kepada para dermawan untuk membantu hingga anak tersebut bisa sembuh,” ujar dia.

Kepala Dinas Pendidikan Garut, Ade Manadin, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan langkah dan upaya untuk pengobatan siswa SD di Pakenjeng yang menderita penyakit busung lapar itu. Menurutnya, pada Sabtu ini, Diki sudah dirujuk ke salah saru rumah sakit di Garut guna mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga:   Polres Garut Tampilkan Pengamanan Humanis Saat Aksi Buruh Tuntut Kenaikan UMK 2026

“Sudah dirujuk per hari ini ke Rumah Sakit Nurhayati. Alhamdulillah banyak pihak yang membantu untuk pengobatan Diki,” katanya, saat dihubungi lewat telepon Sabtu (19/2/2022) sore.

Ade menuturkan pihaknya akan berusaha membantu Diki sampai sembuh. Ia pun sudah meminta bantuan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui UPZ Disdik, selain akan mengupayakan agar dibantu BPJS Kesehatan karena Diki masuk tanggungan BPJS. (Iwan Setiawan)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *