GOSIPGARUT.ID — Fasilitas kesehatan berupa mandi cuci kakus (MCK) yang tidak layak, membuat ratusan siswa SDN 3 Limbangan Timur, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, kesulitan jika ingin buang air besar. Kondisi MCK di sekolah tersebut tampak rusak dan kumuh karena lapuk dimakan usia.
Selain kumuh, kamar MCK yang bisa digunakan pun hanya dua buah. Sehingga, saat jam istirahat tiba, puluhan murid ingin ke MCK terpaksa harus antri. Bahkan ada yang terpaksa menumpang ke kamar mandi milik warga.
“Ya betul kondisi MCK sekolah tidak layak digunakan. MCK ini dibangun tahun 1990 dan hingga kini tidak ada perbaikan, jadi kondisinya kotor,” jelas Kepala SDN 3 Limbangan Timur, Aliah, S. Pd. SD, Sabtu (18/9/2021).
Ia menyebutkan, kondisi MCK di sekolahnya yang tidak layak tersebut, sudah dilaporkan ke Korwil Pendidikan Kecamatan Limbangan. Pihaknya berharap laporannya segera ditindaklanjuti dengan dibuatkan MCK yang sehat.
“Idealnya kan satu kamar kecil untuk 40 siswa laki-laki, dan satu kamar kecil bagi 20 siswa perempuan. Di sini ada 275 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 sehingga MCK sangat penting agar kesehatan anak terjaga,” ujar Aliah.
Ia menjelaskan, selain MCK yang tidak layak, satu bangunan yang dipakai kegiatan belajar mengajar (KBM) kelas 6 pun kondisinya sudah rusak. Bagian kaca pecah dan pintu yang lapuk dimakan usia. Meski kondisinya mengkhawatirkan, namun ruangan tersebut tetap digunakan mengingat tidak ada lagi ruangan.
“Satu lokal yang digunakan belajar mengajar siswa kelas 6 memang rusak tapi terpaksa digunakan karena tidak ada ruangan lain. Meski kami juga khawatir terhadap keselamatan siswa saat berlangsung KBM apalagi menjelang datangnya musim hujan,” pungkas Aliah. (Respati)



.png)






