Kesehatan

“Gagah Ti Garut” Jadi Gerakan Besar Pemkab Garut Atasi Stunting

×

“Gagah Ti Garut” Jadi Gerakan Besar Pemkab Garut Atasi Stunting

Sebarkan artikel ini
Kabupaten Garut kian gencar menekan angka stunting. (Foto: Yan AS)

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten Garut kian gencar menekan angka stunting di daerahnya. “Gagah Ti Garut” (Gerakan Mencegah Stunting Garut Menuju Zero Stunting) menjadi gerakan besar bagi menghentikan stunting yang menjadi fokus perhatian nasional ini.

“Gagah Ti Garut” ini bertujuan mengkolaborasikan seluruh pemangku kepentingan serta pembagian peran untuk percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Garut, dengan target memberikan pelayanan dasar di 15 desa lokus stunting.

Menurut Sekretaris Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Garut, Agus Ismail, berdasarkan data Riskesda (Riset Kesehatan Dasar) prevalensi stunting di Kabupaten Garut tahun 2018 mencapai 37,7%, dan tahun 2019 menurut SSGBI (Studi Status Gizi Balita di Indonesia) menurun menjadi 27,03%.

Baca Juga:   5 Tahun Mengabdi di Selatan Garut, Klinik Berkah Sehat Perkuat Inovasi Pelayanan Kesehatan Prima

“Tahun ini, sampai dengan bulan Agustus, sebesar 6,4% atau 13.568 dari seluruh balita sebanyak 211.413 anak,” papar Agus Ismail, saat membuka Diskusi Evaluatif Konvergensi Upaya Percepatan Penurunan Stunting 2020, Selasa (27/10/2020), di Aula Bappeda Garut.

Keseriusan Pemkab Garut selain komitmennya dalam RPJMD 2019-2024, juga ditunjang dengan beberapa kebijakan, seperti:
Keputusan Bupati Garut Nomor 44-/Kep.635-Bappeda/2018 tentang Pembentukan Satgas Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi Dalam Penanggulangan Stunting.

Baca Juga:   Pria yang Berhasil Tangani Kasus Stunting di Karangsewu Garut Ini Kembali Nyalon Kepala Desa

Kemudian Surat Edaran Bupati Nomor 555/3903/Bappeda tentang Implementasi Komunikasi Perubahan Perilaku Masyarakat untuk Mencegah Stunting, serta Peraturan Bupati Garut Nomor 31 tahun 2019 tentang Peran Desa dalam Penurunan stunting Terintegrasi.

Agus berharap, upaya yang dilakukan Pemkab Garut dapat menekan angka stunting.

Usai Diskusi tim dari Bappenas mengunjungi Puskesmas dan Kantor Desa Karangsari Kecamatan Leuwigoong. (Yan AS)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *