GOSIPGARUT.ID — Kegiatan Celebration Bobotoh for Humanity 2026 resmi digelar di Kawasan SOR RAA Adiwijaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (21/6/2026). Acara yang diinisiasi komunitas suporter Persib Bandung tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Garut.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin. Dalam sambutannya, Syakur menyampaikan rasa bangga dan bahagianya atas terselenggaranya acara yang dinilai mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen mendukung berbagai kegiatan yang digagas forum maupun komunitas olahraga selama memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah. Ia menilai olahraga saat ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana menjaga kesehatan dan kebugaran, tetapi juga dapat menjadi penggerak aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Syakur secara khusus menyoroti keterlibatan para pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka, kata dia, menjadi bukti bahwa sebuah kegiatan komunitas dapat menciptakan peluang ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat.
“Ketua Panitia, nuhun nya (terima kasih ya). Banyak sekali pelaku ekonomi (UMKM) yang terlibat di sini. Diharapkan dengan adanya acara ini, produk-produknya akan laku terjual sehingga ekonomi semakin baik,” ujar Syakur.
Selain memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan acara, Bupati Garut juga berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta maupun pengunjung.
Sementara itu, Ketua Viking Distrik Garut, Sukma, menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Viking Distrik Garut serta berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, Celebration Bobotoh for Humanity 2026 tidak hanya menjadi ajang perayaan bagi para Bobotoh, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian sosial yang ingin ditunjukkan komunitas suporter kepada masyarakat luas.
“Kami di sini berkumpul untuk tujuan bersama masuk ke dalam entitas sosial dalam menjunjung rasa solidaritas dan kepedulian sesama. Ini membuktikan bahwa Viking Distrik Garut ingin memutus stigma orang-orang yang beranggapan bahwa supporter itu yang ugal-ugalan dan anarkis,” kata Sukma.
Menurut dia, berbagai kegiatan sosial yang dilakukan komunitas Bobotoh merupakan bagian dari upaya membangun citra positif suporter sepak bola sekaligus memperkuat kontribusi mereka terhadap lingkungan sekitar.
“Ini membuktikan bahwa setiap kegiatan bukan hanya untuk nonton Persib saja, tetapi ada setianya untuk masyarakat Garut,” ujarnya. ***



.png)

















