Peristiwa

Setiap Tahun, Terjadi Seribu Bencana Alam di Jabar

×

Setiap Tahun, Terjadi Seribu Bencana Alam di Jabar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi/Istimewa

GOSIPGARUT.ID — Gubernur Jawa Barat (Jabar), M Ridwan Kamil atau Emil mengatakan setiap tahunnya terjadi 1.000 hingga 1.500 kejadian bencana alam di Jabar.

“Menurut catatannya, bencana alam di Jabar, per tahun itu itu rata-rata 1.000 an sampai 1.500 kejadian. Kalau dibagi per bulan 100 an, dibagi per hari itu tiga bencana per harinya,” katanya, Senin (14/1/2019).

Ditemui seusai mengunjungi warga korban terdampak angin puting beliung di Perumahan Rancaekek Permai II, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Emil menambahkan Jabar termasuk dalam kawasan rawan bencana.

Baca Juga:   Heboh, Warga Cibatu Garut Temukan Mayat Pria dalam Mobil Angkot yang Sedang Parkir di Pinggir Jalan

“Dan di Jabar, mayoritas rawan bencana longsor, selain banjir, kebakaran dan angin puting beliung. Jadi kita hidup di alam yang indah dan berbagai potensi kejadian. Supaya kita aman, makanya hidup kita harus pakai ilmu,” jelas Emil.

Menurut dia, seusai kejadian angin puting beliung di Kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung, pada Jumat (11/1/2019), ia mengaku ingin melihat langsung kondisi warga di kawasan ini seperti apa.

Baca Juga:   Pria Berusia 56 Tahun Ini Mudik Bandung-Tasikmalaya Menggayuh Sepeda

“Tentunya kita harus berdoa memaksimalkan agar kedepan tidak sering seperti ini. Saya titip ke Pak Camat, pertama sabar dan kedua menolong semua warga tanpa kecuali,” ujar Emil.

“Jadi yang mendapatkan kebencanaan tak hanya di komplek perumahan ini, di luar komplek juga jumlahnya lumayan banyak dan tersebar,” tambahnya.

Selain itu, Emil juga mendorong kepada jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung untuk terus memonitor kondisi dan situasi di lapangan.

Baca Juga:   Seorang Pedagang dan Preman di Garut Berkelahi, Tangan Salah Satunya Putus Akibat Ditebas Golok

Sehingga, lanjutnya bisa secepatnya mengembalikan kondisi warga kembali normal dalam kondisi sehari-harinya.

“Dan untuk atap rumah warga yang rusak akibat diterjang angin puting beliung, untuk sementara bisa ditutup terpal yang dibantu pemerintah. Selain pemerintah juga berusaha membantu pengadaan atap genting dan material bantuan lainnya,” kata dia. (Ant/Yus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *