Peristiwa

Seorang Pedagang dan Preman di Garut Berkelahi, Tangan Salah Satunya Putus Akibat Ditebas Golok

×

Seorang Pedagang dan Preman di Garut Berkelahi, Tangan Salah Satunya Putus Akibat Ditebas Golok

Sebarkan artikel ini
Pedagang Rn yang menebas tangan Hr. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Terjadi perkelahian antara seorang pedagang berinisial Rn dengan preman Hr di Pasar Tumpah, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu 13 Maret 2022. Akibat perkelahian tersebut, pergelangan tangan sang preman terputus karena ditebas golok milik pedagang.

Beruntung Anggota Unit Patroli Reaksi Cepat (UPRC) Dalmas Polres Garut segera tiba di lokasi. Polisi bisa mengamankan keduanya dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut.

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, membenarkan peristiwa tersebut. Dia menjelaskan keduanya kini dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Slamet Garut. Kasus ini kini ditangani Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Garut.

Baca Juga:   Cerita Mistik di Balik Hilangnya Gibran di Gunung Guntur: Tidak Pernah Kemalaman

“Benar, terjadi pagi tadi sekitar pukul 06.30 WIB. Kedua yang terlibat perkelahian sudah diamankan dan mendapat perawatan di rumah sakit,” ujar dia.

Sementara itu, Unit UPRC Dalmas Polres Garut, dipimpin Kanit Dalmas II, Aiptu Dede Mulyana Buldan mengamankan barang bukti berupa golok. Selain itu, pergelangan tangan Hr yang terputus.

Untuk mengantisipasi buntut perkelahian tersebut, sejumlah anggota UPRC Dalmas Polres Garut mengamankan dan berjaga Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga:   Dicabuli Ayah Tiri Sejak Kelas 6 SD, Seorang Anak di Garut Hamil

Adapun Hr menderita luka bacokan di bagian dada. Lalu, kepala dan pergelangan tangan putus.

Hr kini masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr Slamet Garut. Begitu juga pelaku pembacokan yang juga menderita luka ringan akibat perkelahian. (Viva)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *