GOSIPGARUT.ID — Jalan yang menghubungkan empat desa di dua Kecamatan yakni Kecamatan Pamulihan dan Kecamatan Pakenjeng, Garut Selatan, tepatnya jalan Bojongboled, Desa Garumukti, Kecamatan Pamulihan, longsor sepanjang 12 meter.
Longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur sejak Minggu (31/5/2020) siang di daerah rawan longsor itu.
Kepala Desa Garumukti, Ede Sukmana, didampingi Kepala UPT PUPR Kecamatan Pamulihan, Aang Ihsan, Senin (1/5/2020) langsung meninjau lokasi longsoran dan memasang garis pembatas agar warga berhati-hati saat melintasi longsoran. Apalagi lokasi longsoran tepat berada di turunan yang mengakibatkan rawan kecelakaan.
“Kami sudah mengajukan permohonan perbaikan dengan sistem bronjong untuk menahan longsoran tanah. Jika tidak secepatnya diperbaiki akan mengancam keselamatan warga yang melintas karena jalan ini menghubungkan empat desa di dua kecamatan,” kata Ede.
Ia berharap longsoran jalan segera diperbaiki agar lalulintas warga tidak terganggu.
Sementara UPT PUPR Kecamatan Pamulihan saat meninjau lokasi menjelaskan, panjang longsoran mencapai 12 meter dan ketinggian 6 meter. Pihaknya sudah menyarankan Kepala Desa Garumukti untuk mengajukan permohonan perbaikan jalan kepada Bupati dan Kepala Dinas PUPR Garut.
“Jalan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” tandas Aang. (Respati)



.png)











