Kesehatan

Garut Alokasikan Anggaran Alat Kesehatan Penanganan Corona Sebesar Rp2,5 Miliar

×

Garut Alokasikan Anggaran Alat Kesehatan Penanganan Corona Sebesar Rp2,5 Miliar

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Alat kesehatan penanganan corona.

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mengalokasikan anggaran dari biaya tak terduga (BTT) sebesar Rp2,5 miliar untuk fokus pengadaan alat kesehatan penanganan wabah virus corona di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Garut.

“BTT untuk penanganan darurat bencana virus corona akan diarahkan ke pengadaan alat kesehatan guna menjamin ketersediaan dan pelayanan maksimal penanganan COVID-19,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan melalui siaran pers, Selasa (24/3/2020).

Ia menuturkan, Pemkab Garut mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar dari BTT APBD Garut tahun 2020 yang siap digunakan untuk penanganan wabah Covid-19 selama 14 hari.

Baca Juga:   Mulai 1 Juni, Garut Terapkan Penegakan Disiplin di Tempat Keramaian

Sebesar Rp2,5 miliar, kata Rudy, akan dialokasikan untuk pangadaan alat kesehatan di antaranya berupa alat untuk paru, dan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis.

“Untuk tahap dua nanti kita akan melakukan kegiatan memperluas preventif, kuratif dan jaminan sosial,” katanya.

Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan Yudha Puja Turnawan mendukung pemerintah daerah untuk menggunakan anggaran dari BTT dalam penanganan bencana wabah virus corona di Garut.

Selama ini Kabupaten Garut, kata dia, tidak ada laporan warga positif virus corona, meski begitu pemerintah daerah harus tetap waspada dan melakukan langkah pencegahan seperti persiapan penahanan medis maupun penyediaan “hand sanitizer” di tempat umum.

Baca Juga:   Waspada Hepatitis A, Bupati Garut Pimpin Rapat Khusus Tangani Lonjakan Kasus di Malangbong

“Kita di Garut ini tidak ada kasus positif, untuk itu kita harus menekankan pada pencegahan, dan bisa menggunakan dana dari BTT,” ujar Yuda.

Sementara itu, Pemkab Garut selama ini sudah menyiapkan 83 ruang isolasi tersebar di enam rumah sakit untuk persiapan apabila ada orang yang disinyalir terjangkit virus corona.

Wabup Helmi menyebut, ke-83 ruang isolasi yang disiapkan masing-masing di RSUD dr. Slamet, RSUD Pameungpeuk, RS Annisa Queen, RS Nurhayati, RS Intan Husada dan RS Guntur.

Baca Juga:   Dua Jurus Jitu Agar Jabar Nol Kasus Stunting Baru, Apa Itu?

“Sudah ada kesiapan dari beberapa rumah sakit untuk menampung di ruang isolasi. Totalnya ada 83 ruangan di enam rumah sakit,” kata Helmi.

Selain itu, Pemkab Garut juga melakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman yang benar kepada seluruh elemen masyarakat agar bisa terhindar dari wabah virus corona. (Ant/dtc)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *