Wisata

Pemkab Garut Angkat Potensi Wisata Peninggalan Kolonial

×

Pemkab Garut Angkat Potensi Wisata Peninggalan Kolonial

Sebarkan artikel ini
Masjid Cipari di Garut merupakan peninggalan kolonial yang memiliki daya tarik wisatawan. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut akan mengangkat potensi objek wisata peninggalan kolonial atau bangunan Belanda pada zaman penjajahan di Desa Wanasari, Kecamatan Wanaraja, yang memiliki daya tarik bagi wisatawan.

“Di sana itu ada banyak peninggalan Zaman Belanda yang bagus jika dijadikan objek wisata baru di Garut,” kata Kepala Disparbud Kabupaten Garut, Budi Gan Gan kepada wartawan, Rabu (9/1/2019).

Ia menuturkan Kabupaten Garut memiliki banyak potensi objek wisata yang memiliki daya tarik dan nilai jual untuk menjadi destinasi wisata baru selain wisata unggulan yang sudah ada.

Baca Juga:   Pemkab Garut Akan Perbaiki 700 Ruang Kelas Rusak, Disiapkan Anggaran Rp70 Miliar

Salah satunya, kata Budi, telah ditemukan kawasan eksotis untuk dijadikan destinasi wisata yaitu peninggalan orang Belanda pada masa penjajahan di Indonesia yang telah mendirikan bangunan untuk pabrik belerang pada waktu itu.

“Di sana itu lokasi bekas pabrik belerang, memiliki banyak spot yang bagus, ada bangunan tua, bangunan Belanda, sangat eksotis, kalau difoto itu keren,” ujarnya.

Budi menyebutkan, lokasi tersebut memiliki daya tarik tersendiri yaitu bangunan menara yang menjulang tinggi, kemudian terdapat terowongan yang saat ini ketinggian dan panjangnya masih dalam penelusuran.

Baca Juga:   Pemkab Garut Siagakan Alat Berat di Jalur Mudik untuk Antisipasi Longsor

Upaya pengembangan wisata itu, kata dia, akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan lahan peninggalan kolonial tersebut.

“Nanti kita akan koordinasi dengan pemerintah provinsi, karena daerah itu memiliki potensi wisata, aksesnya juga bagus, dekat dengan jalan utama Wanaraja,” kata Budi.

Ia menambahkan kawasan wisata peninggalan kolonial tersebut akan didukung dengan sesuatu yang menarik bagi wisatawan seperti peternakan kelinci, peternakan sapi, dan kebun jeruk.

Baca Juga:   Hari Kedua Libur Panjang, Objek Wisata di Pasirwangi Garut Dikunjungi 2.000 Wisatawan

Budi berharap destinasi wisata baru itu dapat berkembang sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat, terutama dapat menumbuhkan perekonomian di Garut.

“Untuk itu dalam pengembangannya ini saya dorong komunitas di sana agar semakin banyak pilihan berwisatanya,” kata dia. (Ant/Fj)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *