Peristiwa

Seorang Nelayan di Garut Selatan Tewas Tersambar Petir Saat Melaut

×

Seorang Nelayan di Garut Selatan Tewas Tersambar Petir Saat Melaut

Sebarkan artikel ini
Nelayan di Garut Selatan tewas tersambar petir saat melaut, Senin (2/3/2020). (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Seorang nelayan bernama Saiman (32), tewas tersambar petir saat sedang melaut, Senin (2/3/2020) petang di Pantai Manalusu, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut. Saiman tersambar petir dan mengalami luka bakar di dada.

Menurut Komandan Koramil/1119 Pameungpeuk Kapten Udin, kejadian berlangsung saat Saiman bersama rekannya Dadan (55) sedang mencari ikan. “Korban bersama rekannya berangkat dari dermaga Pantai Santolo ke tengah laut untuk mencari ikan,” ujar dia.

Selepas tiba di tengah laut, tepatnya di kawasan Pantai Taman Manalusu, sambung Udin berdasarkan keterangan saksi, cuaca yang tadinya cerah berubah menjadi hujan deras disertai petir. Tidak lama kemudian, petir menyambar kapal tongkang Putri Bungsu yang ditunggangi Dadan dan Saiman. Nahas, Dadan tersambar petir tersebut.

Baca Juga:   Fahmi Rahdini, Aparat Pertanian yang Setia Mengabdi di Empat Kecamatan Garut Selatan, Tutup Usia

“Korban tersambar petir dan tewas seketika,” katanya seraya menambahkan, korban tersambar petir dan mengalami luka bakar di bagian dada. Dadan kemudian langsung membawa jasad Saiman ke dermaga.

“Korban kemudian dievakuasi ke pesisir pantai dan dibawa masyarakat ke RSU Pameungpeuk untuk mendapat pertolongan,” kata Udin lagi.

Selepas dievakuasi ke rumah sakit dalam keadaan tak bernyawa, Saiman kemudian dibawa ke rumah duka yang berada di Kampung Pabuaran, Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, untuk dimakamkan. (dtc)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *