GOSIPGARUT.ID — Anggota DPRD Kabupaten Garut Yudha Puja Turnawan tak bisa menyembunyikan kegemasannya saat menyaksikan langsung kondisi saluran air di pusat kota. Gorong-gorong yang seharusnya mengalirkan air justru tersumbat padat oleh limbah plastik rumah tangga.
Pemandangan memprihatinkan itu ditemukan Yudha saat memimpin aksi Jalan Sehat dan Lomba Pungut Sampah Plastik di Kelurahan Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu, 22 Agustus 2026. Dalam kegiatan peringatan HUT ke-81 RI yang diinisiasinya bersama Pemuda RW 09 tersebut, Yudha mendapati drainase di sepanjang jalur protokol berubah fungsi menjadi ‘tempat sampah raksasa’.
Menyusuri rute Kampung Gordah, Pedes, Jalan Cimanuk, Simpang Lima, hingga Jalan Pembangunan, politikus PDIP ini menyaksikan sendiri bagaimana sampah plastik menumpuk dan mengendap di saluran air. Ia menilai temuan ini sebagai tamparan keras bagi kesadaran lingkungan warga Garut yang masih amat rendah.
”Terlihat sampah yang terkumpul begitu banyak karena memang drainase sepanjang Jalan Gordah begitu banyak sampah. Ini juga salah satu ciri masih ada sebagian masyarakat kita yang buang sampah sembarangan,” ujar Yudha di sela-sela aksi.
Yudha mencecar kebiasaan buruk masyarakat yang kerap melempar tanggung jawab kebersihan sepenuhnya kepada pemerintah daerah. Menurut dia, mentalitas lepas tangan ini menjadi pemicu utama ancaman banjir berulang di Garut, mengingat sampah plastik membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai.
”Sampah itu bukan tanggung jawab Pemda semata, sampah itu persoalan tanggung jawab kita semua,” kata Yudha menegaskan.
Langkah politikus lokal ini menggerakkan aksi lapangan tak dilakukan sendirian. Yudha berhasil memboyong kolaborasi lintas lembaga, mulai dari Tagana Garut, Dinas Sosial, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, hingga pasukan relawan kebersihan untuk turun langsung menguras drainase dan mengangkut belasan kantong sampah plastik.
Lewat aksi jemput bola ini, Yudha menantang Pemkab Garut dan warga untuk tak sekadar menggelar seremoni kebersihan, melainkan membenahi tata kelola sampah dari hulu ke hilir sebelum musim hujan tiba. ***



.png)























