Berita

Geger di Pesisir Garut, Mayat Perempuan Ditemukan Terapung di Laut Cikelet

×

Geger di Pesisir Garut, Mayat Perempuan Ditemukan Terapung di Laut Cikelet

Sebarkan artikel ini
Mayat perempuan yang terapung di laut Cikelet ketika dievakuasi ke dalam mobil ambulans.

GOSIPGARUT.ID — Suasana tenang di perairan selatan Kabupaten Garut mendadak berubah geger setelah warga menemukan sesosok mayat perempuan terapung di laut wilayah Cicadas, Kecamatan Cikelet, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Penemuan tersebut bermula saat seorang nelayan, Jajang Rudi Hartono, tengah melaut mencari ikan di sekitar perairan Santolo. Ia melihat benda mencurigakan mengapung di permukaan laut. Setelah didekati, benda tersebut ternyata adalah jasad manusia.

Saksi yang terkejut kemudian segera menghubungi Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut. Sambil menunggu petugas datang, ia bersama nelayan lain berinisiatif mengevakuasi jenazah ke Dermaga Santolo.

Baca Juga:   Peduli Keselamatan di Pelabuhan, Pelindo Multi Terminal Gaungkan K3 kepada Pengemudi Truk

Kepala Satpolairud Polres Garut, Iptu Aep Saprudin, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan warga dengan mendatangi lokasi kejadian.

“Anggota kami segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. Jenazah kemudian dievakuasi ke Puskesmas Cikelet untuk dilakukan pemeriksaan medis sekaligus proses identifikasi,” ujar Aep.

Dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Asih (66), warga Kampung Gunungsulah, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.

Baca Juga:   Polres Garut Bagikan 2000 Paket Beras kepada Warga Terdampak Covid-19

Setelah identitas dipastikan, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Peristiwa ini sempat menyita perhatian warga sekitar pesisir, yang berbondong-bondong mendatangi lokasi evakuasi di Dermaga Santolo. ***

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *