GOSIPGARUT.ID — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, Polsek Pasirwangi, Polres Garut, menggencarkan patroli dan operasi penertiban demi menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Bersama Koramil 1112 Samarang–Pasirwangi serta Satpol PP Kecamatan Pasirwangi, petugas menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) pada Jumat (12/12/2025).
Operasi gabungan yang dipimpin Kapolsek Pasirwangi, Iptu Wahyono Aji, ini menyasar titik-titik rawan gangguan keamanan, termasuk memeriksa kendaraan berknalpot bising, tanpa pelat nomor, serta tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan.
Petugas juga melakukan penindakan terhadap aksi premanisme guna memastikan kenyamanan masyarakat menjelang masa libur panjang.
Dalam operasi tersebut, aparat berhasil membongkar peredaran minuman keras ilegal di dua lokasi berbeda. Kampung Simpeureum, Desa Padasuka, teridentifikasi sebagai tempat transaksi, sementara Kampung Toblong, Desa Padaawas, diduga menjadi lokasi penyimpanan.
Satu orang pria berinisial A (33), warga Kampung Toblong, diamankan bersama puluhan botol miras berbagai merek. Barang bukti yang disita meliputi 12 botol Intisari, 7 botol Kawa-Kawa, 2 botol Black Current, dan 1 botol Vibe ukuran besar. Selain itu, petugas menemukan plastik kipet diduga untuk pengemasan serta satu unit Yamaha NMAX merah bernomor polisi B 4091 KNK yang digunakan untuk distribusi.
“Operasi gabungan ini merupakan langkah untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif menjelang Nataru. Kami akan terus meningkatkan patroli dan menindak tegas peredaran miras di wilayah Pasirwangi,” tegas Iptu Wahyono Aji.
Pelaku beserta seluruh barang bukti telah dilimpahkan ke Satuan Narkoba Polres Garut untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan.
“Partisipasi masyarakat sangat kami harapkan demi mewujudkan Pasirwangi yang tertib dan bebas dari peredaran miras ilegal,” ujar Iptu Wahyono Aji. ***


.png)











