GOSIPGARUT.ID — Upaya pemulihan pascabencana banjir di Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, terus dikebut. Memasuki hari ketujuh setelah banjir melanda pada 20 November 2025, lumpur dan tumpukan sampah masih terlihat di sejumlah titik. Kondisi ini mendorong Polsek Cisurupan, unsur pemerintah, dan warga setempat untuk menggelar kerja bakti massal, Rabu (26/11/2025).
Kegiatan terpusat di Kampung Pasar Kaler RT 02 RW 03, salah satu wilayah yang terdampak cukup parah. Sejak pagi, personel gabungan dan warga tampak bergotong royong membersihkan jalan, halaman rumah, serta area permukiman lainnya. Mereka menggunakan peralatan manual seperti cangkul, sekop, dan garpu untuk mengangkat sisa lumpur yang mulai mengeras.
Semangat gotong royong terlihat kuat sepanjang kegiatan. Warga saling membantu mengangkut material dan memastikan akses lingkungan kembali dapat dilalui. “Kami berupaya mempercepat pemulihan, supaya aktivitas warga segera kembali normal,” kata Kapolsek Cisurupan, AKP Masrokan.
Selain kerja bakti, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut juga menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki. Pasokan air ini sangat dibutuhkan mengingat sebagian jaringan PDAM masih dalam proses perbaikan akibat terdampak banjir.
AKP Masrokan mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pemulihan lingkungan, mulai dari aparat keamanan, pemerintah desa, hingga masyarakat. Ia berharap rangkaian kegiatan ini dapat segera menuntaskan sisa-sisa kerusakan sehingga warga Desa Balewangi dapat melanjutkan aktivitasnya tanpa hambatan.
“Kerja sama semua pihak sangat berarti. Semoga kondisi lingkungan cepat pulih dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” ujarnya. ***



.png)















