GOSIPGARUT.ID — Akses Jalan Banjarwangi–Singajaya, Kabupaten Garut, sempat lumpuh akibat tertutup material tanah longsor pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Peristiwa itu terjadi di Kampung Burujul RT 02 RW 05, Desa Banjarwangi, Kecamatan Banjarwangi.
Material tanah dan batu menutup setengah badan jalan dengan lebar sekitar 3 meter, tinggi 3 meter, dan ketebalan kurang lebih 1 meter. Kondisi tersebut sempat menghambat arus kendaraan yang melintas di jalur penghubung antar-kecamatan Garut Selatan tersebut.
Kapolsek Banjarwangi, Ipda Ipar Suparlan, mengatakan pihaknya langsung bergerak ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat. Penanganan dilakukan bersama seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), mulai dari aparat Polsek, kecamatan, pemerintah desa, hingga unsur TNI dan warga setempat.
“Setelah mendapat laporan, kami bersama unsur Forkopimcam dan masyarakat segera melakukan evakuasi material longsor agar akses jalan bisa kembali normal,” ujar Ipar, Minggu (22/2/2026).
Proses pembersihan dilakukan secara gotong royong menggunakan peralatan manual seperti sekop dan cangkul. Meski dilakukan pada malam hari dengan penerangan terbatas, kolaborasi lintas unsur tersebut membuat penanganan berjalan cepat.
Sinergi Forkopimcam di lapangan dinilai menjadi kunci percepatan normalisasi jalur. Dalam waktu relatif singkat, material longsor berhasil disingkirkan sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat kembali dapat melintas.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, aparat mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat intensitas hujan di wilayah selatan Garut masih cukup tinggi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di daerah rawan longsor dan segera melaporkan jika terjadi bencana atau gangguan keamanan,” kata Ipar.
Dengan akses yang kembali terbuka, aktivitas warga di jalur Banjarwangi–Singajaya kini berangsur normal. ***



.png)















