Berita

Dapur Makan Bergizi Gratis Ketiga Hadir di Cisewu, Sasar 1.500 Siswa di Tiga Desa

×

Dapur Makan Bergizi Gratis Ketiga Hadir di Cisewu, Sasar 1.500 Siswa di Tiga Desa

Sebarkan artikel ini
Peluncuran beroperasinya dapur MBG Mekarsewu, Selasa (13/10/2025).

GOSIPGARUT.ID — Upaya peningkatan gizi anak sekolah di wilayah selatan Garut terus bergulir. Sebuah Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali hadir di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut. Dapur baru ini berlokasi di Kampung Cibengang, Desa Mekarsewu, dan mulai beroperasi pada Rabu, 15 Oktober 2025.

Dikenal dengan nama Dapur MBG Mekarsewu, fasilitas ini menjadi dapur MBG ketiga yang berdiri di Kecamatan Cisewu. Pada tahap awal, program ini akan menyasar 1.500 siswa di tiga desa, yakni Mekarsewu, Girimukti, dan Nyalindung.

Baca Juga:   18 Ribu Pelamar CPNS Asal Garut Lolos Tahap Verifikasi Administrasi

Menurut keterangan salah satu perwakilan Yayasan Aljumhuriyah, pihak yang menaungi dapur ini, program tersebut dihadirkan sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan gizi anak-anak sekolah di daerah pedesaan.

“Kami berupaya agar anak-anak di Cisewu bisa menikmati makanan bergizi setiap hari sekolah tanpa harus membebani ekonomi orang tua mereka,” ujar perwakilan yayasan saat dikonfirmasi, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga:   Gunakan Kereta Inspeksi, KAI Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2025

Dapur MBG Mekarsewu akan melibatkan masyarakat sekitar dalam pengelolaan bahan pangan lokal hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah. Selain untuk memperbaiki asupan gizi siswa, inisiatif ini juga diharapkan dapat memberdayakan ekonomi warga, terutama kelompok ibu rumah tangga yang terlibat dalam kegiatan produksi makanan.

“Selain menyehatkan anak-anak, kami ingin program ini memberi manfaat ekonomi bagi warga sekitar,” tambahnya.

Baca Juga:   Dikeroyok Keponakan, Seorang Ibu Rumah Tangga di Cisewu dalam Kondisi Kritis

Dengan beroperasinya Dapur MBG Mekarsewu, kini Cisewu telah memiliki tiga dapur Makan Bergizi Gratis yang aktif mendukung kebutuhan gizi pelajar di wilayahnya. Program ini diharapkan terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi kecamatan lain di Kabupaten Garut. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *