GOSIPGARUT.ID — Jawa Barat bukan hanya lumbung wisata alam di Indonesia. Provinsi ini juga tercatat sebagai salah satu daerah dengan aktivitas seismik paling tinggi. Letak geografisnya yang berdampingan dengan zona subduksi Indo-Australia serta adanya patahan aktif membuat sejumlah kabupaten di Jawa Barat kerap diguncang gempa.
Menariknya, daerah-daerah yang paling sering bergetar justru juga dikenal sebagai tujuan wisata favorit. Berikut empat kabupaten di Jawa Barat yang paling sering diguncang gempa menurut catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Garut: Swiss Van Java yang Indah tapi Rawan
Garut, kabupaten dengan julukan Swiss Van Java, berada di urutan teratas. Lanskapnya memesona—mulai dari Gunung Papandayan, Kawah Kamojang, hingga pantai selatan seperti Santolo dan Rancabuaya. Namun keelokan itu berdampingan dengan risiko bencana.
BMKG mencatat, 27 April 2024 gempa magnitudo 6,2 berpusat di selatan Garut. Guncangan terasa luas hingga Bandung, Tasikmalaya, dan Ciamis. Belum genap tujuh bulan berselang, gempa lain bermagnitudo 5,2 kembali mengguncang Garut pada November 2024.
“Garut unik. Ia indah, tapi sekaligus berada di jalur rawan gempa,” kata seorang ahli geologi dari Universitas Padjadjaran.
Cianjur: Luka Patahan Cugenang
Cianjur menjadi kabupaten rawan berikutnya. Patahan Cugenang yang membentang di kawasan ini menjadi biang aktivitas seismik tinggi. Gempa 21 November 2022 dengan magnitudo 5,6 menelan ratusan korban jiwa. Meski begitu, Cianjur tetap ramai dikunjungi, terutama ke kawasan Puncak, Kebun Raya Cibodas, dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Sumedang: Gempa Dangkal, Dampak Luas
Kabupaten Sumedang kerap diguncang gempa dangkal. Awal tahun ini, 1 Januari 2024, gempa magnitudo 4,5 merusak lebih dari 400 rumah. Menurut BPS Jawa Barat, ada 225 desa/kelurahan di Sumedang yang terdampak gempa sepanjang 2024—terbanyak di provinsi ini. Namun, Sumedang tetap dikenal dengan kuliner tahu legendaris dan wisata Waduk Jatigede.
Sukabumi: Episenter Selatan Jawa Barat
Di selatan Jawa Barat, Sukabumi kerap jadi episenter gempa dangkal. Mei 2024, gempa magnitudo 4,6 tercatat berpusat di wilayah ini. Sukabumi juga memiliki rekam jejak gempa kuat yang berulang kali mengguncang bersama Tasikmalaya dan Garut. Meski rawan, Sukabumi tetap menjadi primadona wisata dengan Geopark Ciletuh, Ujung Genteng, dan Gunung Gede.
Empat kabupaten ini menunjukkan wajah ganda Jawa Barat: indah sekaligus rentan. Garut menjadi simbol paling jelas—Swiss Van Java yang setiap saat bisa bergetar. Bagi wisatawan dan warga, kesadaran mitigasi bencana adalah kunci agar pesona tetap bisa dinikmati tanpa mengorbankan keselamatan. (AB)



.png)











