Berita

FPP Garut Ingatkan Pontren Isi Data EMIS Pontren, Ini Keuntungannya

×

FPP Garut Ingatkan Pontren Isi Data EMIS Pontren, Ini Keuntungannya

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi EMIS 4.0 di Aula kantor Kemenag Garut, Jumat (8/8/2025) siang.

GOSIPGARUT.ID — Ketua Forum Pondok Pesantren (FPP) mengingatkan para pengelola Pondok Pesantren di Kabupaten Garut untuk bisa melakukan pengisian data lembaganya di Education Management Information System (EMIS), sebuah platform pendataan bagi lembaga pendidikan yang ada di bawah Kementerian Agama (Kemenag) termasuk pondok pesantren.

“EMIS ini penting agar keberadaan pesantren terdaftar di pemerintah, ini jadi pintu masuk Pontren menerima bantuan dari pemerintah,” jelas Ketua Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Garut KH Aceng Nurjaman, Jumat (8/8/2025) siang di sela kegiatan sosialisasi EMIS 4.0 di Aula kantor Kemenag Garut.

Aceng menyampaikan, dari 1400 lebih pondok pesantren di Garut yang tergabung dalam Forum Pondok Pesantren, belum banyak yang lembaganya terdaftar di EMIS. Makanya, banyak pesantren sulit mengakses bantuan dari pemerintah pusat hingga daerah.

Baca Juga:   Lampaui Target, LRT Jabodebek Layani 202 Ribu Pengguna Selama Libur Panjang Waisak

“Salahsatu kendalanya adalah kesulitan adaptasi dengan sistemnya, teknis upload data dan sebagainya,” ujar Aceng.

Karenanya, menurut Aceng FPP sengaja menggelar acara sosialisasi dan bimbingan teknis EMIS 4.0 agar para operator di pondok pesantren bisa melakukan pendaftaran lembaganya di EMIS dan mengikuti berbagai petunjuk pendataan yang diperlukan dalam EMIS.

“Dalam waktu dekat FPP akan roadshow kBimtek ke 42 kecamatan untuk mendorong percepatan EMIS buat pesantren dengan,” tegas Aceng.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut H. Badrul Munir Ghozali, M.Ag menyampaikan, pemerintah dari mulai pusat hingga daerah, saat ini telah menyiapkan berbagai program bantuan bagi pondok pesantren sebagai bentuk perhatian kepada pondok pesantren.

Baca Juga:   Janji BLT Rp2 Juta Bupati Garut: Menanti Data Akurat dan Dana Siap

Yang jadi masalahnya, menurut Badrul adalah banyak pesantren di Garut belum terdata dalam aplikasi EMIS yang jadi platform pendataan lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama. Sementara, berbagai program bantuan salahsatu syaratnya adalah terdaftar dalam EMIS.

“Dari 1470 Pontren yang ada di Garut, baru 200 lebih pesantren yang sudah terdaftar di EMIS, itupun datanya belum lengkap,” katanya.

Makanya, menurut Badrul perlu ada percepatan pengisian data EMIS oleh Pontren di Garut agar pemerintah bisa mengetahui data nama lembaga, alamat, jumlah santri, fasilitas yang ada dan data-data pendukung lainnya yang bisa jadi dasar bagi pemerintah dalam memberikan bantuan.

Badrul mengingatkan, semua pondok pesantren harus terdata dalam EMIS secara berkala. Karena, jika tidak diisi secara berkala selama dua tahun, maka operasionalnya akan dicabut Kementerian Agama dan akunnya pun ditutup.

Baca Juga:   Polwan Garut Rayakan HUT ke-77 dengan Masuk Kelas, Ajak Siswa Jadi Pelopor Tertib Lalulintas

“Kita tidak ingin pesantren yang telah puluhan tahun membina santri, ijinnya tiba-tiba dicabut hanya karena tidak mengisi EMIS, padahal kegiatan setiap hari ada, santri banyak,” ucapnya.

Karenanya, Badrul berharap semua Pontren terutama operatornha harus siap aktif melakukan pengisian data EMIS dan melakukan update data secara berkala. Apalagi, dalam waktu dekat Pemprov Jabar juga punya program beasiswa untuk santri tidak mampu.

“Untuk makan, kitab dan seragam santri, datanya dari EMIS, makanya harus diisi EMIS-nya,” pungkasnya. (Ary)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *