Kesehatan

RS Medina Tambah Fasilitas dan Tempat Tidur, Bupati Garut: Bukti Putra Daerah Bisa Bangun Layanan Kesehatan Modern

×

RS Medina Tambah Fasilitas dan Tempat Tidur, Bupati Garut: Bukti Putra Daerah Bisa Bangun Layanan Kesehatan Modern

Sebarkan artikel ini
‎Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri peresmian ruangan baru di Rumah Sakit Medina, Jalan Wanaraja, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Senin (4/8/2025).

GOSIPGARUT.ID — Rumah Sakit Medina di Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, terus mengembangkan pelayanannya. Pada Senin (4/8/2025), rumah sakit swasta tersebut meresmikan sejumlah fasilitas baru yang mencakup ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), ICU, hingga layanan CT Scan.

Peresmian ini turut dihadiri Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, yang menyambut baik kemajuan tersebut. Ia menyebut RS Medina sebagai contoh nyata kontribusi putra daerah dalam membangun layanan kesehatan berkualitas di Garut.

“Beberapa tahun lalu, fasilitas di sini masih terbatas. Tapi sekarang sudah jauh lebih maju, mulai dari standar ruangan, alat kesehatan, hingga penggunaan sistem KRIS (kelas rawat inap standar),” ujar Syakur.

Baca Juga:   Potensi Garut Terabaikan: Ketergantungan 60 Persen PAD pada Orang Sakit, Sebuah Ironi Pembangunan

Fasilitas yang diresmikan meliputi ruang IGD yang kini diperluas dengan kapasitas 43 tempat tidur dari sebelumnya hanya 20, serta ruang ICU dan CT Scan. Selain itu, jumlah tempat tidur rawat inap juga ditambah 50 unit, sehingga total kapasitas rumah sakit kini mencapai 140 tempat tidur.

Pembangunan ini merupakan inisiatif dari pendiri RS Medina, Rudy Gunawan, sebagai bagian dari upaya untuk memenuhi standar layanan kesehatan nasional, khususnya standar kamar rawat inap sistem BPJS.

Baca Juga:   Tingkat Keterisian Tempat Tidur Rumah Sakit di Garut Masih 47 Persen

“Kami menargetkan RS Medina bisa menjadi rumah sakit rujukan tipe C dengan fasilitas yang sesuai ketentuan BPJS, baik dari sisi layanan maupun tenaga medis,” kata Rudy.

Dengan penambahan fasilitas tersebut, RS Medina diproyeksikan mampu melayani lebih banyak pasien, terutama rujukan dari puskesmas. Selain itu, peningkatan mutu layanan dan ketersediaan peralatan medis modern diyakini akan mempercepat respons penanganan pasien, terutama dalam kondisi gawat darurat.

Baca Juga:   Penanganan Stunting di Garut Tetap Berjalan Meski di Tengah Pandemi Covid-19

Menurut Syakur, ketersediaan tempat tidur di Kabupaten Garut masih jauh dari ideal. Dari kebutuhan sekitar 2.700 tempat tidur, saat ini baru tersedia 1.680 unit di seluruh fasilitas kesehatan. Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Garut.

“Kami akan terus mendorong bertambahnya jumlah tempat tidur dan fasilitas kesehatan di seluruh Garut. RS swasta seperti Medina punya peran penting dalam percepatan ini,” katanya. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *