GOSIPGARUT.ID — Proyek perbaikan jalan provinsi di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, yang kini tengah dikerjakan, memakan korban. Dua warga yang sedang mengendarai sepeda motor, pada Kamis malam (1/5/2025), jatuh akibat menabrak tumpukan material proyek yang disimpan tidak beraturan dan hampir menutupi badan jalan.
“Lokasi kecelakaan adalah Kampung Cinyumput, Desa Pamalayan, Kecamatan Cisewu, persis di tempat yang sedang dibuatkan drainase dan tembok penahan tanah (TPT) di pinggir jalan provinsi. Di tempat itu kondisinya sangat membahayakan bagi pengendara, pasalnya pihak pekerja proyek menyimpan material seenaknya tidak memperhatikan keselamatan pengendara,” ujar salah seorang warga yang dihubungi Jumat pagi (2/5/2025).
Adapun kedua warga yang mengalami kecelakaan, tambah dia, adalah penduduk Kampung Tarunggang, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut. Akibat kecelakaan itu keduanya mengalami luka serius di bagian muka dan tangannya, serta harus menjalani beberapa jahitan. “Yang seorang hingga kini masih dirawat di Puskesmas Cisewu, sementara yang seorang lagi sudah dibolehkan pulang,” terang warga.
“Kecelakaan itu berlangsung persis waktu isya. Warga yang baru pulang dari masjid melaksanakan sholat berjamaah dibuat kaget dan langsung berhamburan menuju lokasi kejadian,” terangnya lagi.
Ia menjelaskan, saat itu ada dua anak muda yang sedang berboncengan pada sepeda motornya dan melaju kencang di jalan yang agak menanjak. Persis di lokasi yang sedang dibuatkan drainase dan TPT, mereka tidak melihat bahwa di depan ada tumpukan pasir dan batu yang hampir memenuhi separuh jalan karena keadaan gelap. Maka brak, sepeda motor pun menabrak tumpukan material proyek kemudian terjungkal.
“Orang yang dibonceng yang menderita paling serius, di wajahnya terjadi beberapa luka karena membentur bebatuan, pasir, dan aspal jalan. Darah pun tampak mengucur di wajah orang tersebut, sementara orang yang memboncengnya hanya luka di bagian tangannya,” jelas warga. ***



.png)











