GOSIPGARUT.ID — Sebanyak 848 siswa kelas XI dan XII SMKN 2 Garut, disebar ke sejumlah tempat dan berbagai perusahaan serta instansi pemerintahan, baik yang ada di dalam maupun di luar Garut. Mereka akan melakukan praktek kerja lapangan (PKL).
“Alhamdulillah dari 2 bulan sebelum pelaksanaan PKL, seluruh siswa yang berjumlah 848 sudah beres ditempatkan di berbagai perusahaan. Tidak ada kendala apapun,” kata Kepala SMKN 2 Garut, H. Dadang Johar Aripin, saat melepas siswa PKL dan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Senin (17/7/2023).
Ia menuturkan, dari jumlah siswa PKL tersebut banyak pula yang mengambil perusahaan di luar Pulau Jawa, seperti Kalimantan, Batam, dan lainnya.
“Bahkan beberapa perusahaan terkenal di tanah air seperti PT Inti, PT Dirgantara Indonesia, Pindad dan lainnya. Perusahaan itu meminta siswa kita untuk PKL di sana. Para siswa sudah satu bulan mulai PKL,” ujar Dadang.
Sementara itu, sebanyak 820 siswa baru mulai Senin (17/7/2023) mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah.
“Hari ini serentak siswa baru menjalani pengenalan lingkungan sekolah. Hari ini juga kita perkenalkan kepada mereka mengenai pembelajaran di sekolah dan fasilitas praktek yang ada di sekolah,” terang Dadang.
Untuk hari selanjutnya, tambah dia, merupakan pengenalan personal para guru, staf, dan pegawai sekolah lainnya. Juga dikenalkan ekstra kurikuler dan kegiatan lainnya yang ada di sekolah.
Dadang menyebutkan, pada saat PPDB lalu sekolahnya diserbu 2000 an pendaftar yang berminat belajar di sekolahnya.
“Kita juga akan lakukan regenerasi Pasheman (Paskibra juara Indonesia Got Talent). Tadi kita ambil 30 anak yang siap dijadikan Pasheman,” tuturnya.
Sebagai penanda pelepasan siswa peserta PKL dan dimulainya MPLS murid baru dilepas balon udara raksasa karya warga Kampung Panawuan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. (Yuyus)


.png)












