Berita

Enam Rumah di Bungbulang yang Hancur Akibat Longsor Bakal Dapat Bantuan Kerohiman Rp300 Juta

×

Enam Rumah di Bungbulang yang Hancur Akibat Longsor Bakal Dapat Bantuan Kerohiman Rp300 Juta

Sebarkan artikel ini
Salah seorang warga Kampung Ciseupan, Desa Gunamekar, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, dengan latar belakang rumahnya yang tinggal puing-puing akibat ambruk ditimpa longsor. (Foto: Yan AS)

GOSIPGARUT.ID — Enam rumah yang hancur akibat ditimpa tanah longsor di Kampung Ciseupan, Desa Gunamekar, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, beberapa waktu lalu, bakal mendapat bantuan kerohiman dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut sebesar Rp300 juta.

“Karena kerusakan ini diakibatkan oleh bencana hidrometeorologi, kami akan memberikan bantuan masing-masing Rp50 juta untuk rumah yang hancur agar dibangun rumah kembali di tempat yang lebih aman,” kata Bupati Rudy Gunawan, saat meninjau kondisi pasca bencana tanah longsor di Kampung Ciseupan, Kamis (3/11/2022).

Ia menuturkan, bahwa pihaknya sudah meminta 11 rumah yang kondisinya rentan ambruk untuk segera pindah. Rudy meminta kepindahannya itu dilakukan pada awal 2023 setelah pemilik kesebelas rumah tersebut memiliki lahan untuk pembangunan rumah baru.

Baca Juga:   Bupati Rudy Gunawan: Indeks Birokrasi dan Reformasi Garut Masih Jauh dari Ideal

Bupati memaparkan, bahwa masih banyak masyarakat yang bertahan tinggal di area rawan longsor. Ia menegaskan, pihaknya akan melakukan negosiasi dengan masyarakat agar dapat pindah ke tempat yang lebih aman.

“Semoga ini menjadi solusi ya, masyarakat juga ada mitigasi bencana, dan kami hanya membantu pemerintah daerah untuk yang rusak berat dan hilang seperti ini maksimal Rp50 juta. Kekurangannya bisa ditanggulangi dari desa atau dari agnia-agnia lainnya,” jelas Rudy.

Camat Bungbulang, Budi Sihabudin berterimakasih kepada Bupati dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Garut yang telah meninjau kondisi penyintas bencana longsor di wilayahnya. Ia menerangkan, saat ini terdapat 7 rumah yang terdampak serta 3 rumah ambruk. Sementara itu, jumlah masyarakat yang terdampak sebanyak 15 kepala keluarga (KK) kurang lebih 45 jiwa, namun tidak terdapat korban jiwa.

Baca Juga:   Bupati Garut Proyeksikan Rusunawa Bakal Jadi Tempat Penampungan ODP

“Harapan ke depannya pemerintah kabupaten khususnya, secepatnya untuk segera merelokasi dan kemungkinan besar dari hidrometeorologi untuk mendapatkan kajian lebih lanjut, sehingga pelaksanaan relokasi dari rumah yang kena dampak longsor itu segera terselesaikan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, salah seorang warga Kampung Ciseupan, Desa Gunamekar, Kecamatan Bungbulang, Jumdiyat, menyampakan bahwa bencana longsor tersebut terjadi pada hari Rabu malam tepatnya pukul 20:30 WIB. Ia bersyukur, seluruh anggota keluarganya dapat selamat dari bencana itu.

Baca Juga:   Injak Kitab, Pria di Garut Terancam Hukuman Enam Tahun Penjara

Jumdiyat juga berterimakasih kepada Bupati Rudy Gunawan yang sudah datang meninjau langsung lokasi bencana di desanya. Ia mengatakan, bahwa dirinya setuju jika nantinya akan dilakukan relokasi.

Nya ari kahoyong abdi mah tos katinggal kieu mah panginten mangga weh nyanggakeun ka Pa Bupati, abdi hoyong nu tadina utuh hoyong dipanglereskeun, hoyong pangbangunkeun deui, teu sawios-wios direlokasi, (Iya kalau keinginan sudah terlihat begini, mungkin mengikuti Pak Bupati, saya ingin yang tadinya rumah utuh diperbaiki, ingin dibangun lagi, tidak apa-apa direlokasi),” paparnya. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *