GOSIPGARUT.ID — Antusiasme warga di Kabupaten Garut dalam melaksanakan ibadah kurban tak surut. Salah satunya di Kampung Babakan Falah, Desa Karyamekar, Kecamatan Pasirwangi, bahkan mampu melakukan pemotongan hewan kurban sebanyak 850 ekor domba.
Penyelenggaraan pemotongan hewan kurban sebanyak 850 ekor domba tersebut diperkirakan merupakan terbanyak di satu kampung di Kabupaten Garut sejauh ini. Jumlah warga di kampung itu sendiri mencapai sekitar 900 jiwa, umumnya berprofesi sebagai petani.
Menurut Panitia Kurban di Kampung Babakan Falah, Aceng Cahyana, ratusan ekor domba kurban itu setelah dipotong maka dagingnya bukan hanya didistribusikan di desa setempat melainkan tersebar hingga sebanyak 400 desa di hampir 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Garut.
“(Pemotongan hewan kurban) Idul Adha tahun ini justeru meningkat dibandingkan Idul Adha tahun kemarin,” kata Aceng, Minggu (10/7/2022).
Ia menuturkan, wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) sempat membuat para petani peternak pesimis bisa menjual ternaknya. Namun, ternyata menjelang pelaksanaan Idul Adha atau penyembelihan hewan kurban, minat masyarakat berkurban terbilang tinggi. Kendati harga ternak hewan kurban juga melonjak hingga 35 persen dari harga biasanya.
Para peternak juga bergembira karena hewan ternak mereka dinyatakan sehat dan laik setelah dilakukan pengecekan oleh petugas kesehatan hewan. “Justru dengan adanya wabah PMK, peternak domba di wilayah Garut malah mampu menaikkan nilai usaha hingga 35 persen,” kata Aceng. (IK)



.png)





