GOSIPGARUT.ID — Perekonomian Kota Cimahi bisa bertahan saat pandemi Covid-19 melanda. Kuncinya, menurut Plt Walikota Cimahi Ngatiyana, berada pada sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM).
“Alhamdulillh ditengah badai pandemi selama dua tahun belakangan perekonomian Kota Cimahi masih bisa bertahan,” tutur dia, saat menerima kunjungan Pengurus Inti Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jabar di Ruang Rapat Walikota, Selasa (24/5/2022).
Ngatiyana menuturkan, para pelaku UMKM di Kota Cimahi sudah familier dengan teknologi informasi dan mampu memanfaatkan berbagai platform digital dalam memasarkan produknya.
“UMKM kita bisa bertahan karena bisa memasarkan produknya secara online tanpa bertatap muka, pakai go food dan sebagainya,” kata dia.
Ngatiyana pun menyampikan pujian pada dinas-dinas terkait atas kerja keras dan berbagai inovasinya terkait program pemulihan ekonomi dan peningkatan daya saing UMKM.
“Selain meningkatkan mutu produknya, kita juga bisa mendorong UMKM Cimahi mampu memanfaatkan pasar online,” ujarnya.
“”Kita punya UMKM binaan. Selain pelatihan dan pemberian kemudahan mengakses modal kita juga melakukan pendampingan,” lanjut Ngtiyana.
Ia juga membuka pintu lebar-lebar kepada JMSI Jabar untuk ikut bersinergi dalam derap pembangunan di Kota Cimahi. Tak hanya dalam bidang jurnalisme tapi juga dalam pengembangan sektor UMKM.
“Koordinasikan saja bagaimana supaya JMSI Jabar bisa beraktifitas di Kota Cimahi. Pengelolaannya seperti apa nanti kita kemas,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua JMSI Jabar, Sony Fitrah Perizal, memberikan acungan jempol atas kerja keras Walikota Cimahi dan jajarannya dalam melakukan pemulihan ekonomi dan kepeduliannya terhadap pelaku UMKM lokal.
Sony juga menyambut baik ajakan pemerintahan Kota Cimahi untuk menjadi bagain sinergi pentahelix yang jadi ciri pembangunan di kota tersebut.
“Sebagai konstituen Dewan Pers JMSI tentu konsern utama kamai tentu upaya membangun dunia pers nasional yang sehat. Lebih dari itu, kami juga siap mengawal pembangunan di Cimahi, terutama dalam pengembangan UMKM,” ujarnya.
Menurut Sony, JMSI Jabar punya program Pelatihan Pengelolaan Keuangan UMKM Gratis dengan melibatkan tim pemateri yang kompeten.
“Tujuannya agar ke depan para peserta pelatihan paham soal manajemen keuangan, cakap dalam mengelola keuangan, dan akan dibantu membuatkan laporan keuangan yang bankable,” tuturnya. ***



.png)






