Berita

Peternak Sapi di Cisewu Dapat Bantuan Embung Senilai Rp120 Juta dari DKPP Jabar

×

Peternak Sapi di Cisewu Dapat Bantuan Embung Senilai Rp120 Juta dari DKPP Jabar

Sebarkan artikel ini
Proses pembangunan embung di Kampung Pasireurih, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, yang melibatkan anggota kelompok tani/ternak dan warga sekitar. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Para peternak sapi yang tergabung dalam kelompok tani/ternak “Mekarmukti” di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, mendapat bantuan embung (cekungan yang digunakan untuk mengatur dan menampung suplai aliran air) senilai Rp120 juta dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat.

Pembangunan embung yang berlokasi di Kampung Pasireurih, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, itu sudah dimulai dalam sepekan terakhir dengan melibatkan puluhan warga setempat dan anggota kelompok sebagai tenaga kerjanya. Diperkirakan, pembangunan embung berukuran 700 meter persegi tersebut akan selesai dalam waktu satu bulan dari waktu yang ditargetkan selama tiga bulan.

“Insha Alloh dalam waktu satu bulan pembangunan embung ini selesai. Pasalnya, tenaga yang dikerjakan dalam proyek ini cukup banyak, yaitu semua anggota kelompok tani/ternak Mekarmukti dan sejumlah warga setempat dilibatkan sebagai tenaga kerjanya,” ujar ketua kelompok tani/ternak “Mekarmukti”, Umus Marius.

Baca Juga:   Kini, LindungiHutan Punya Layanan Impact Report untuk Ukur Dampak Hijau

Ia menjelaskan, embung seluas 700 meter persegi itu akan mampu menampung debet air sebanyak 600 kubik. Di mana air dari embung tersebut diperuntukkan sebagai sarana kebersihan lahan peternakan yang dikelola oleh kelompok “Mekarmukti”.

Selain itu, imbuh Umus, juga untuk menyiram tanaman rumput yang sengaja ditanam untuk pakan ternak sapi, di samping sisanya berguna untuk mengairi lahan pertanian milik anggota kelompok dan warga di sekitar Kampung Pasireurih dan Tarunggang, Desa Sukajaya.

Baca Juga:   Petani Milenial Asal Garut Sukses Jadi Penangkar Kentang Beromzet Miliaran Rupiah
Proses pembangunan embung di Kampung Pasireurih, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, yang melibatkan anggota kelompok tani/ternak dan warga sekitar. (Foto: Istimewa)

“Lokasi peternakan kami tidak jauh dari tempat dibangunnya embung. Sampai saat ini jumlah sapi yang kami ternak sebanyak 80 ekor. Kami juga menanam rumput di lokasi yang tidak jauh dari areal peternakan,” kata dia.

Menyinggung luas lahan pertanian di blok Tarunggang yang mampu terairi oleh embung Pasireurih, Umus menandaskan, terdapat sekitar 60 hektare lahan pertanian milik warga yang dapat langsung menerima manfaat dari keberadaan embung tersebut.

Baca Juga:   Bendera Merah Berkibar di Pantai Selatan Garut, Wisatawan Diminta Tak Berenang Saat Ombak Tinggi

Petugas dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kecamatan Cisewu, Karyana, menyambut baik dengan dibangunnya embung di Kampung Pasireurih yang peruntukkannya untuk menunjang operasional peternakan milik kelompok tani/ternak “Mekarmukti”.

“Dengan dibangunnya embung tersebut diharapkan pengelolaan peternakan kelompok Mekarmukti yang selama ini sudah bagus menjadi semakin bagus dan lancar, di mana muaranya kualitas peternakannya pun terus meningkat,” ucap dia. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *