Peristiwa

Terjadi Lagi di Garut, Pencurian Kerbau dengan Modus Disembelih dan Diambil Dagingnya

×

Terjadi Lagi di Garut, Pencurian Kerbau dengan Modus Disembelih dan Diambil Dagingnya

Sebarkan artikel ini
Pencurian kerbau dengan modus disembelih dan diambil dagingnya. Terjadi di Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut.

GOSIPGARUT.ID — Pencurian kerbau dengan modus menyembelih hewan ternak curian dan mengambil dagingnya kembali terulang di wilayah Garut. Aksi pencurian tersebut terjadi di kawasan Gunung Jampang, Desa Jayabakti, Kecamatan Banjarwangi.

Pelaku menyembelih kerbau milik warga untuk memuluskan aksi jahatnya. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari aparat kepolisian, pemilik hewan diketahui bernama Arip, warga Kampung Pariuk RT 002 RW 006, Desa Dangiang, Kecamatan Banjarwangi.

Adapun TKP penemuan hewan ternak yang disembelih tersebut berada di perbatasan antara Desa Dangiang dan Desa Jayabakti.

Baca Juga:   Kecelakaan Tunggal di Banjarwangi, Truk Bermuatan Genting Tanah Terguling Menimpa Rumah Warga

“Bagian tubuh yang tinggal berupa tulang dan kepala kerbau dengan sengaja ditinggal pelaku di kebun. Pelaku mengambil bagian daging dan organ dalam ternak,” kata Kepala Polsek Banjarwangi, Iptu Amirudin Latif, kepada wartawan, Rabu (23/3/2022).

Menurut dia kronologi pencurian itu terjadi saat pemilik hewan menyimpan ternaknya di kebun sekitar pukul 09.00 WIB. “Warga kemudian menemukan hewan ternak itu sudah dalam kondisi mengenaskan, daging dan organ sudah tidak ada,” ucapnya.

Baca Juga:   Lama Dibiarkan Rusak, Atap Bangunan SDN 2 Talagasari Banjarwangi Roboh

Amirudin menyatakan pihaknya akan melakukan penelusuran terkait kasus pencurian tersebut. Pasalnya, aksi pencurian hewan ternak di wilayahnya bukan kali ini saja terjadi.

“Kejadian seperti ini perlu dilakukan penanganan yang cepat agar tidak kembali terjadi khususnya di wilayah Kecamatan Banjarwangi,” ujarnya.

Amirudin pun mengimbau warga untuk berhati-hati. “Terlebih saat menyimpan hewan, jangan disimpan di lokasi yang jauh dari permukiman warga. Apalagi di hutan atau areal perkebunan karena rawan akan pencurian,” tuturnya.

Sebelumnya, aksi pencurian hewan dengan modus serupa terjadi di wilayah tetangga, yakni Kecamatan Singajaya, pada 30 Desember 2021 lalu.

Baca Juga:   Hujan Deras, Terjadi Longsor di Kawasan Galian Jalan Soreang-Ciwidey

Saat itu, warga Desa Ciaudian, Kecamatan Singajaya, dikejutkan dengan ditemukannya dua ekor kerbau yang beberapa bagian tubuhnya sudah tak utuh lagi.

Diduga, dua ekor kerbau tersebut merupakan hasil curian yang sengaja ditinggalkan pencuri setelah beberapa bagian tubuhnya diambil. (Sndn)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *