Diguyur Hujan, Jembatan Darurat di Banjarwangi Hanyut Terbawa Luapan Air

Diguyur Hujan, Jembatan Darurat di Banjarwangi Hanyut Terbawa Luapan Air

GOSIPGARUT.ID -- Pemerintah memiliki rencana besar untuk mengganti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Hal...
Read More
42 Penyuluh Pertanian Distan Garut Ikuti Bimbingan Teknis Podcast

42 Penyuluh Pertanian Distan Garut Ikuti Bimbingan Teknis Podcast

GOSIPGARUT.ID -- Pemerintah memiliki rencana besar untuk mengganti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Hal...
Read More
Kejaksaan Sidik Kasus Dugaan Korupsi di DPRD Garut yang Rugikan Negara Rp1,2 Miliar

Kejaksaan Sidik Kasus Dugaan Korupsi di DPRD Garut yang Rugikan Negara Rp1,2 Miliar

GOSIPGARUT.ID -- Pemerintah memiliki rencana besar untuk mengganti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Hal...
Read More
Anak Usia 5 Tahun Ini Kalahkan para Juara Bulutangkis dari 4 Kecamatan Garut Selatan

Anak Usia 5 Tahun Ini Kalahkan para Juara Bulutangkis dari 4 Kecamatan Garut Selatan

GOSIPGARUT.ID -- Pemerintah memiliki rencana besar untuk mengganti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Hal...
Read More
Wabup Garut dan Wagub Jabar Berharap para Jurnalis Perkuat Mitigasi Bencana

Wabup Garut dan Wagub Jabar Berharap para Jurnalis Perkuat Mitigasi Bencana

GOSIPGARUT.ID -- Pemerintah memiliki rencana besar untuk mengganti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Hal...
Read More
Kadis PMD Garut Jalan Kaki Sejauh Dua Kilometer untuk Tinjau Potensi Wisata Desa Sukajaya

Kadis PMD Garut Jalan Kaki Sejauh Dua Kilometer untuk Tinjau Potensi Wisata Desa Sukajaya

GOSIPGARUT.ID -- Pemerintah memiliki rencana besar untuk mengganti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Hal...
Read More
Kantor DPRD Garut Digeledah Kejari, LBH Padjajaran: Itu karena Tidak Kooperatif

Kantor DPRD Garut Digeledah Kejari, LBH Padjajaran: Itu karena Tidak Kooperatif

GOSIPGARUT.ID -- Pemerintah memiliki rencana besar untuk mengganti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Hal...
Read More
Terancam Ambruk karena Pergerakan Tanah, Kantor Desa Panggalih Bakal Direlokasi

Terancam Ambruk karena Pergerakan Tanah, Kantor Desa Panggalih Bakal Direlokasi

GOSIPGARUT.ID -- Pemerintah memiliki rencana besar untuk mengganti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Hal...
Read More
Pemprov Jabar Usul Bentuk Gugus Tugas Honorer sebagai Jembatan Aspirasi

Pemprov Jabar Usul Bentuk Gugus Tugas Honorer sebagai Jembatan Aspirasi

GOSIPGARUT.ID -- Pemerintah memiliki rencana besar untuk mengganti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Hal...
Read More
Rider Sepeda Asal Garut Siap Berkompetisi di “Enduro World Series” Eropa

Rider Sepeda Asal Garut Siap Berkompetisi di “Enduro World Series” Eropa

GOSIPGARUT.ID -- Pemerintah memiliki rencana besar untuk mengganti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Hal...
Read More

Jumlah PNS Akan Dirampingkan dan Diganti dengan Robot

Sebanyak 13 bidan PTT di Kabupaten Garut dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Rudy Gunawan menjadi PNS yang berlangsung di Ruang Rapat Setda Garut, Selasa (05/05/2020) kemarin. (Foto: Yan AS)

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah memiliki rencana besar untuk mengganti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Hal ini untuk mewujudkan percepatan birokrasi seperti mimpi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Satya Pratama mengatakan pemerintah akan lebih banyak menggunakan teknologi digital dalam memberikan pelayanan kepada publik. Atas dasar itu jumlah PNS akan dirampingkan secara bertahap.

“Jadi (PNS digantikan robot), ke depannya pemerintah akan menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan pelayanan kepada publik. Jumlah PNS tidak akan gemuk dan akan dikurangi secara bertahap,” kata Satya, Minggu (28/11/2021).

Baca Juga:   Tanggapan SIAGA 8 Terhadap Rencana Bupati Garut Ambil Langkah Hukum Terkait Klinik Medina

Meski begitu, bukan berarti seluruh PNS akan dipecat dan digantikan robot. Melainkan kolaborasi antara sumber daya manusia dengan teknologi.

“Tidak (dihilangkan), tetap ada PNS namun jumlahnya tidak gemuk atau besar,” ujarnya.

Konsep ini akan terus dimatangkan dan butuh perencanaan yang lebih komprehensif. Untuk itu, waktu yang dibutuhkan juga tidak singkat. “Masih dikaji lebih lanjut,” jelas Satya.

Rencana PNS digantikan robot pertama kali diungkap oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada akhir 2019. Saat itu dia meminta maaf kepada pejabat eselon III dan IV jika harus terpangkas karena akan digantikan dengan AI.

“Maaf kalau di sini ada eselon III dan IV, kita akan pangkas mulai tahun depan agar terjadi kecepatan dalam setiap memutuskan perubahan dunia yang begitu cepat, pelan-pelan saja,” kata Jokowi saat jadi pembicara kunci di acara pertemuan tahunan Bank Indonesia 2019 di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan (28/11/2019).

Baca Juga:   Bupati Rudy Gunawan Akui Program "Amazing Garut" Gagal

Jika dilihat dari buku statistik ASN per Juni 2021, jumlah pegawai abdi negara memang mengalami penurunan sejak tahun 2016. Ini membuktikan rencana pemerintah menggantikan PNS dengan robot memang nyata.

“Jumlah PNS berstatus aktif per 30 Juni 2021 adalah 4.081.824 atau mengalami penurunan 3,33 % dibandingkan dengan 31 Desember 2020. Jumlah PNS terus mengalami penurunan sejak tahun 2016,” tulis buku tersebut.

Baca Juga:   Maklumat Satgas Covid-19, Inilah yang Tak Boleh Dilakukan Warga Garut Saat Libur Nataru

Secara rinci, pada 2015 jumlah PNS tercatat sebanyak 4.593.604 orang. Kemudian turun menjadi 4.374.341 di 2016 dan turun lagi menjadi 4.289.396 di 2017.

Lalu di 2018 jumlah PNS kembali turun menjadi 4.185.503 orang dan naik tipis menjadi 4.189.121 di 2019. Meski begitu, di 2020 jumlah PNS aktif kembali turun jadi 4.168.118 orang.

Kemudian pada 2021 per Juni jumlahnya menjadi 4.081.824 orang yang terdiri dari PNS bekerja pada instansi pemerintah pusat sebanyak 949.050 (23%) dan PNS yang bekerja pada instansi pemerintah daerah berjumlah 3.132.774 (77%). (dtc)

Comment